BULA, MalukuTerkini.com – Sejumlah pejabat di jajaran Polres Seram Bagian Timur (SBT) bergeser posisi.
Hal itu ditandai dengan Upacara Penyerahan Jabatan serta Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dipimpin Kapolres SBT, AKBP Ricky Pranata Vivaldy di Mapolres SBT, Bula, Rabu (16/9/2026).
Prosesi upacara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Kapolda Maluku, dilanjutkan penanggalan dan penyematan tanda jabatan. Para pejabat baru kemudian melakukan pengambilan sumpah jabatan serta penandatanganan berita acara sertijab, pakta integritas, dan berita acara pengambilan sumpah.
Para pejabat yang bergeser posisi yaitu Kabag Operasi yang kini dijabat AKP Edward Pranajaya Purba. Ia menggantikan Kompol Yamin Selayar yang kini mengemban tugas baru sebagai Wakapolres Kepulauan Aru.
Jabatan Kasiwas yang ditinggalkan AKP Edward kini dipercayakan kepada Iptu Izaac Tahapary yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Bula.
Kasat Narkoba AKP Asyura Anshar Awing juga sebagai Panit 1 Unit 1 Subdit 2 Ditreskrimum Polda Maluku. Ia digantikan oleh Iptu Muhtar yang sebelumnya menjabat Kanit 1 Satreskrim Polres Maluku Tengah.
Kasat Intelkam yang sebelumnya diemban oleh AKP Erwin Abbas kini diserahkan kepada Iptu Mothahar Solissa. AKP Erwin kini menempati jabatan baru sebagai Kapolsek Salahutu – Polresta Ambon. Jabatan Kasat Binmas juga mengalami pergantian dari AKP Sarif Sampulawa kepada Iptu Yohanes Tehusalawany yang sebelumnya menjabat sebagai Kaur Bin Opsnal Satbinmas Polres SBT.
Posisi Kapolsek Bula kini dijabat oleh AKP Sarif Sampulawa yang menggantikan Iptu Izaac Tahapary. Jabatan Kapolsek Geser yang sebelumnya diemban oleh Iptu Mothahar Solissa kini dijabat oleh Iptu Jufrin Djaena yang sebelumnya merupakan Kapolsek Pulau Gorom.
Posisi yang ditinggalkan Iptu Jufrin Djaena kini dijabat Ipda Muh Ali Kelain yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Humas Polres SBT.
Dalam amanatnya, Kapolres SBT AKBP Ricky Pranata Vivaldy menegaskan mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi Polri guna penyegaran, pengembangan karier, serta peningkatan kinerja satuan.
“Tuntutan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat. Masyarakat semakin kritis terkait kualitas pelayanan yang dibutuhkan, sehingga Polri dituntut untuk bersikap responsif, peka, serta terus menerus meningkatkan kualitas kinerja secara profesional sesuai fungsi pelindung, pengayom, pelayan, dan penegak hukum,” tandas alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2009 ini. (MT-07)
