AMBON, MalukuTerkini.com – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PAN Daerah Pemilihan Maluku, Widya Pratiwi, membuka Kegiatan Padat Karya Tahap II Tahun 2026 yang diselenggarakan Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Ambon di Menara Suar Tanjung Nusaniwe, Latuhalat, Ambon, Senin (26/10/2026).

Pembukaan Padat Karya dilakukan oleh Widya secara virtual dan dihadiri oleh seluruh UPT Perhubungan Wilayah Maluku online dan juga secara ofline.

Program yang berlangsung selama dua hari, 26–27 Oktober 2026, ini melibatkan 50 tenaga kerja dari Negeri Latuhalat untuk melakukan pemeliharaan rumah jaga, pagar, dan halaman Menara Suar Tanjung Nusaniwe.

Widya mengatakan, program padat karya merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membuka kesempatan kerja sekaligus membantu meningkatkan pendapatan masyarakat.

Di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga, program tersebut dinilai penting karena masyarakat tidak hanya memperoleh kesempatan bekerja, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga dan merawat fasilitas publik.

“Saya berharap pelaksanaan kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata, terutama bagi masyarakat Kota Ambon dan masyarakat Provinsi Maluku yang membutuhkan kesempatan kerja,” ujar Widya dalam sambutannya.

Sebagai anggota Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur dan transportasi, Widya menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan infrastruktur yang memadai perlu didukung kebijakan yang memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Karena itu, ia mendorong agar program padat karya terus ditingkatkan dengan memastikan pelaksanaannya tepat sasaran, transparan, serta memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi warga.

Widya juga meminta agar pekerjaan pemeliharaan fasilitas Menara Suar Tanjung Nusaniwe dilaksanakan dengan memperhatikan kualitas hasil pekerjaan dan keselamatan kerja, serta mengoptimalkan keterlibatan tenaga kerja lokal.

“Program padat karya perlu terus ditingkatkan agar pelaksanaannya tepat sasaran, transparan, serta memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap, kegiatan tersebut tidak hanya membantu masyarakat memperoleh penghasilan, tetapi juga mendukung pemeliharaan fasilitas kenavigasian yang berperan penting dalam pelayanan transportasi laut di Provinsi Maluku.

Sementara itu, Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Ambon, Jece Julita Piris, menjelaskan bahwa program padat karya merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, membuka kesempatan kerja, mendukung pemulihan ekonomi, serta memberdayakan masyarakat di sekitar unit kerja Kementerian Perhubungan.

Ia menyebutkan, pelaksanaan kegiatan tersebut berlandaskan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 70 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Program Padat Karya di Lingkungan Kementerian Perhubungan.

Kegiatan selama dua hari itu melibatkan 50 tenaga kerja dari Negeri Latuhalat. Seluruh pembiayaannya bersumber dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Ambon.

Jece berharap seluruh peserta dapat bekerja dengan disiplin, mengutamakan keselamatan, serta menjaga kualitas hasil pekerjaan.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar pekerjaan fisik, melainkan wujud kontribusi masyarakat dalam meningkatkan kualitas fasilitas publik yang manfaatnya dapat dirasakan secara luas.

“Kegiatan ini bukan hanya pekerjaan fisik, tetapi juga bentuk kontribusi nyata bagi peningkatan fasilitas publik yang manfaatnya akan dirasakan oleh masyarakat luas,” ujarnya.

Jece mengungkapkan, kegiatan di Menara Suar Tanjung Nusaniwe merupakan pelaksanaan padat karya kedua yang digelar Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Ambon sepanjang 2026.

Sebelumnya, program serupa telah dilaksanakan pada 17–18 Juni 2026 dengan melibatkan masyarakat Kelurahan Silale dan Kelurahan Waihoka, Karang Panjang, Ambon.

Pada pelaksanaan tahap pertama tersebut, pekerjaan difokuskan pada pemeliharaan dermaga Pangkalan Kapal Negara Kenavigasian serta pemeliharaan pagar dan halaman Kantor Stasiun Radio Pantai Karang Panjang.

Jece menyampaikan apresiasi kepada Widya Pratiwi, Raja Negeri Latuhalat, pimpinan instansi Kementerian Perhubungan, BUMN, serta seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, instansi terkait, dan masyarakat terus diperkuat untuk mendukung peningkatan pelayanan publik sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat di Maluku.

Melalui program ini, Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Ambon berharap pemeliharaan fasilitas kenavigasian dapat berjalan optimal, sementara masyarakat setempat memperoleh manfaat ekonomi dari keterlibatan langsung dalam kegiatan padat karya. (MT-04)