Sekilas Info

11 Bulan Bertugas, Purnomo Harap Maluku Segera Miliki Pusat Rehabilitasi Narkoba

Mantan Kepala BNN Provinsi Maluku, Brigjen Pol M Aris Purnomo

AMBON – Setelah menjabat sekitar 11 bulan enam hari sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku, Brigjen Pol M Aris Purnomo berharap Maluku segera memiliki pusat rehabilitasi narkoba.

Terhitung sejak Senin (13/8/2018), Purnomo menjabat sebagai kepala BNNP Maluku menggantikan, Brigjen Rusno Prihardito yang dimutasikan ke BNN RI saat itu.

Kepada malukuterkini.com, Minggu (21/7/2019), Purnomo yang kini sudah dilantik sebagai Kepala BNN Provinsi Kalimantan Selatan, mengaku bangga selama bertugas di Maluku. Bahkan ia menyampaikan sangat terkesan di Maluku.

"Selama bertugas di Maluku saya merasa berkesan sekali karena bisa berkesempatan untuk mengabdi ke masyarakat Maluku. Harapan saya semoga dapat segera terealisir adanya tempat rehabilitasi rawat inap bagi para korban penyalahgunaan narkoba," ungkapnya.

Bukan hanya itu, Purnomo juga mengharapkan  di instansi-instansi pemerintah dan swasta serta desa-desa dapat melaksanakan kegiatan pencegahan dan pemberdayaan untuk menolak narkoba di dilingkungan masing-masing dengan fasilitas anggaran yg sudah tertata.

"Kedepan saya yakin Maluku dibawah kepemimpinan Gubernus Maluku Murad Ismail akan lebih maju dan lebih sehat," pintanya.

Purnomo menambahkan, ia telah mengakhiri tugas di Maluku namun masih ada kasus yang belum tuntas yakni kasus TPPU bandar narkoba Gerald Tomatala.

"Untuk kasus semua jalan dan tuntas yang belum tuntas adalah TPPU dengan tersangka GT alias Geral, namun saat ini berkas perkara sudah 80%,  Insya Allah selesai karena Kabid Berantas BNNP Maluku sudah terisi yang dijabat oleh pejabat dari unsur kejaksaan," ungkapnya. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!