Sekilas Info

Jadi Percontohan, Lapas Piru Miliki Koperasi Pengayoman

AMBON - Sebagai pilot project yang mampu melahirkan inovasi-inovasi baru, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru, Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku, kini memiliki Koperasi Pengayoman.

Koperasi Pengayoman yang merupakan koperasi milik bersama Lapas piru dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang ada di dalammya ini sudah berjalan setelah pekan kemarin telah diresmikan langsung oleh Kakanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Maluku, Andi Nurka.

Kepala malukuterkini.com, Senin (29/7/2019), Kalapas Piru, Saiful Sahri mengaku apresiasi dari Kakanwil Kemenkumham saat meresmikan koperasi disampaikan karena lapas piru yang kini membina 101 WBP mampu berinisiatif dan melahirkan sejumlah terobosan baru yang tak dimiliki jajaran lainnya.

"Pak Kakanwil saat peresmian menyampaikan selamat dan sukses pengurus koperasi pengayoman. Bahkan beliau kagum karena lapas piru berinisiatif swadaya membangun gedung koperasi pengayoman," ungkap Saiful.

Kakanwil, katanya, juga sudah memintakan agar koperasi ini mampu mensekahterakan semua objek pelayanan koperasi.

Tak hanya koperasi, katanya, Kakanwil juga memberikan apresiasi kepala lapas piru yang telah memiliki sejumlah inovasi lain, diantaranya membuka lahan pertanian dengan memanfaatkan lahan sekitar 1,3 hektar di areal plapas piru untuk pertanian.

"Pak Kakanwil juga meninjau lahan seluas 1,3 hektar di areal lapas yang sudah dimanfaatkan para warga binaan untuk bercocok tanam. Pa kakanwil takjub melihat kerja keras para warga binaan bekerja di lahan cukup luas," jelasnya.

Saiful mengatakan, lahan tersebut sudah ditanam sayuran berupa kacang panjang, buncis, jagung, singkong dan buah naga.

Kakanwil juga mengunjungi paparisa asimilasi. Bahkan mengunjungi blok-blok hunian dan berdiskusi langsung dengan para warga binaan.

"Terus dan sungguh-sungguh berkarya membangun warga binaan menjadi orang sukses dan berguna sebagaimana diamanatkan dimana lapas piru saat ini juga menjadi lapas medium security yang beroriantasi pembinaan kemandirian. Sehingga perlu dilakukan terobosan baru memberikan keahlian bagi warga binaan untuk menjadi bekal bagi mereka untuk kembali ke tengah-tengah masyarakat," ungkapnya. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!