oleh

BMKG: Gempa Bumi Belum Dapat Diprediksi, Jangan Percaya Isu

-Bencana-411 views

AMBON – Menyusul berkembangnya berita yang viral di media sosial terkait bakal terjadi gempa besar berkekuatan M 9,0 pasca terjadinya gempa Banten M 6,9 maka Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan isu yang berkembang tersebut tidak benar.

“Isu yang berkembang tersebut tidak benar, karena peristiwa gempa bumi hingga saat ini belum dapat diprediksi oleh siapapun: kapan, dimana, dan berapa kekuatannya,” tandas Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono dalam siaran persnya yang diterima malukuterkini.com, Sabtu (3/8/2019).

Menurutnya, gempa bumi terjadi akibat deformasi batuan yang terjadi secara tiba-tiba pada sumber gempa yang sebelumnya mengalami akumulasi medan tegangan (stress) di zona tersebut, sehingga pengaruh penjalaran stress untuk proses selanjutnya secara kuantitatif masih sulit untuk diketahui. .

“Teori yang berkembang saat ini baru dapat menjelaskan bahwa sebuah gempa bumi utama dapat membangkitkan atau memicu aftershocks dan masih sulit untuk memperkirakan gempa besar rentetannya seperti beberapa kasus gempa bumi doublet, triplet (dua atau tiga kejadian gempabumi tektonik dlm waktu dan lokasi yg relatif berdekatan) dan seterusnya,” ungkap Rahmat Triyono.

Ia menghimbau masyarakat agar tetap tenang namun waspada dan tidak percaya kepada isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. .

“Yang lebih penting adalah melakukan langkah-langkah mitigasi terkait kesiapan sebelum, saat, dan setelah terjadi gempa bumi. Siapkan bangunan rumah anda sesuai dengan konstruksi aman gempa, siapkan perabotan-perabotan yang kuat dan dapat menjadi tempat perlindungan sementara saat terjadi gempa, siapkan jalur evakuasi yang aman di lingkungan tempat tinggal anda, selanjutnya agar terus berlatih utk evakuasi mandiri, dan terus monitor infobmkg baik melalui sosial media, mobile Apps, website, ataupun kanal-kanal resmi BMKG,” jelasnya. (MT-02)

Komentar

News Feed