oleh

Ikan Mati Terdampar di Leitimur Selatan, Pemkot Ambon Duga Akibat Ledakan di Dasar Laut

-Daerah-2.238 views

AMBON – Terdamparnya ratusan bangkai ikan di pesisir pantai Leahari dan Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon dan sekitarnya beberapa hari terakhir ini diduga akibat adanya ledakan di dasar laut.

Dugaan ini diungkapkan Kepala Dinas (Kadis) Perikanan Kota Ambon, Steven Patty kepada wartawan di Ambon, Minggu (15/9/2019).

Ia mengaku, menyikapi laporan warga terkait ditemukannya sejumlah bangkai ikan yang mati terdampar di pesisir pantai di Kecamatan Leitimur Selatan, maka Pemkot Ambon khususnya Dinas Perikanan Kota Ambon bersama sejumlah instansi teknis terkait telah melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi di Kecamatan Leitimur Selatan.

Patty mengakui setelah melakukan peninjauan, laporan tersebut benar adanya. “Memang benar, sesuai kondisi yang kami temui saat melakukan peninjauan lokasi, terdapat banyak bangkai ikan di sepanjang pesisir pantai,” ungkapnya.

TINJAU LOKASI – Kadis Perikanan Kota Ambon, Steven Patty (kedua dari kiri) bersama sejumlah staf instansi teknis terkait meninjau lokasi penemuan ikan yang mati terdampar di pesisir pantai Desa Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, Maluku, Minggu (15/9/2019).

Dijelaskan, setelah melakukan peninjauan, dirinya sempat menemui beberapa warga sekitar guna menanyakan keberadaan bangkai-bangkai ikan tersebut.

“Kesimpulan sementara yang kami peroleh dari hasil pembicaraan kami dengan masyarakat, bahwa ikan-ikan tersebut mati bukan karena keracunan, karena berdasarkan pengakuan warga, setelah mengkonsumsi, tidak terdapat tanda-tanda keracunan,” jelasnya.

Bangkai ikan yang diambil dari beberapa lokasi, kata Patty, kemudian diteliti di laboratorium Balai Karantina Ikan Ambon. “Berdasarkan hasil penelitian, diduga sementara ikan-ikan yang mati dan terdampar disepanjang pantai di Kecamatan Leitimur Selatan adalah karena faktor getaran atau ledakan yang cukup kuat,” katanya.

Terkait getaran dimaksud, Patty menjelaskan, kesimpulan dugaan tersebut berdasarkan ditemukannya kerusakan pada bagian tulang ikan.

Sejumlah ikan yang ditemukan mati terdampar di pesisir pantai Desa Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, Maluku, Minggu (15/9/2019). (Foto: Facebook Evan Telapary).

“Kami mendapati kerusakan struktur dan pendarahan disekitar tulang ikan. Hal ini hanya terjadi apabila ada getaran yang cukup kuat didaerah kedalaman,” jelasnya.

Patty menambahkan, hasil penelitian dan kesimpulan yang sudah dilakukan Minggu (15/9/2019), hanya bersifat sementara untuk menjelaskan keberadaan bangkai-bangkai ikan tersebut bukan karena keracunan.

“Bangkai ikan yang kami dapati, sebagian besar adalah ikan-ikan karang yang hidup pada kedalaman hingga 100 meter. Nantiya Senin (16/9/2019) kami beserta tim dari LIPI akan melakukan penelitian lanjutan dengan melakukan penyelaman guna melihat langsung dan memastikan keberadaan terumbu karang yang ada pada wilayah sekitar,” ungkapnya. (MT-03)

Komentar

News Feed