Sekilas Info

Pemkot Ambon Datangi Kemenkeu Bahas Revitalisasi Benteng Victoria & Relokasi Makodam

DATANGI KEMENKEU – Delegasi Pemkot Ambon bersama perwakilan DPRD dan Kodam XVI/Pattimura yang dipimpin Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, mendatangi Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Rabu (19/2/2020) guna membicarakan rencana Revitalisasi Benteng Victoria dan relokasi kompleks Kodam XVI/Pattimura.

AMBON - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersama perwakilan DPRD dan Kodam XVI/Pattimura, mendatangi Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Rabu (19/2/2020)  guna membicarakan rencana Revitalisasi Benteng Victoria dan relokasi kompleks Kodam XVI/Pattimura.

Delegasi yang dipimpin langsung Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy bersama Wakil Ketua DPRD Ambon Rustam Latupono, Sekkot Ambon AG Latuheru, Asisten Perencanaan Kodam XVI/Pattimura Kolonel Saripudin, Kadis PUPR Ambon Enrico Matitaputty, Kepala Badan Pengelola Keuangan Apries Gaspersz; Sekretaris Bappeda Litbang Febby Maail diterima Kepala Sub Direktorat Pendidikan dan Kepemudaan Ditjen Anggaran Kemenkeu, Sudadi dan Karyono staf pada Bagian Anggaran Kementrian Pertahanan dan TNI Kemenkeu.

Dihadapan Walikota Ambon dan tim, Sudadi  menilai semua tahapan yang sudah dijalankan selama ini sangatlah baik karena semua pihak terkait sudah didatangi dan mendapat respon positif.

‘’Semua sangat baik, karena pemangku kepentingan sudah didatangi oleh Pemkot dan DPRD Ambon serta Kodam XVI/Pattimura. Hal ini akan bermasalah, jika DPRD berjalan sendiri, pemerintah sendiri bahkan Kodam sendiri. Tapi jika hal ini sudah diketahui Kasad maka prosesnya akan mulus dan lancar.

Memang diakui, sampai saat ini belum ada usulan resmi dari Kemenhan kepada Kemenkeu khususnya soal anggaran terkait rencana Revitalisasi Benteng Victoria dan relokasi kompleks Kodam XVI/Pattimura.  Namun pihaknya berjanji akan segera tindaklanjuti jika sudah menjadi rencana aksi kedepn.

Bahkan pihaknya meminta kalau memungkinkan pada RPJMN kali ini, rencana ini bisa dimasukan, sehingga prosesnya akan berjalan baik, apalagi ini menyangkut pengunaan anggaran melalui APBN yang cukup besar.

‘’Usulan ini harus diperjuangkan masuk RPJMN, supaya progressnya baik dan terkawal dari tahun ke tahun," ungkapnya.

Disebutkan, jika masuk dalam RPJMN, maka otomatis akan masuk pula pada proyek strategis nasioal dan tentu diprioritaskan dalam APBN.

‘’Kami siap mengantisipasi usulan dari Ambon ini, sehingga ketika masuk dalam pembahasan anggaran, sudah ada langah lain terkait dampak fiskal yang akan ditimbulkan,’’  jelas Karyono staf pada bagian anggaran Kemenkeu yang membidangi keuangan Kementrian Pertahanan dan TNI.

Pihaknya juga meminta agar Pemkot Ambon dan DPRD serta Kodam dapat melakukan koordinasi dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kemenkeu agar diperoleh informasi yang jelas dan detail terkait tata cara pemindahtanganan Badan Milik Negara (BMN) dalam bentuk tukar menukar aset pemerintah pusat kepada pemda, dan juga kordinasi lanjutan dengan Kementrian Pertahanan atas rencana tersebut.

Sebelumnya, Walikota Ambon memaparkan rencana relokasi Makodam XVI Pattimura dan Relokasi benteng Victoria oleh Pemkot Ambon bersama Kodam XVI Pattimura, sudah berjalan sejak tahun 2016 lalu, dan mulai intens dilakukan pada tahun 2019.

Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Rustam Latupono pada kesempatan itu juga meminta, agar ada solusi dari DJA untuk nantinya memperhatikan masalah ini kedepan, jika anggaran yang dibutuhkan disetujui dan masuk dalam pembahasan di kemenkeu.

Menurutnya, karena anggarannya cukup besar dan akan berjalan dalam beberapa tahun anggaran, maka perhatian serius pemerintah untuk Kota Ambon sangat dibutuhkan.

‘’Kami mohon ada perhatian untuk nantinya melihat hal ini. Apalagi anggarannya bukan pada 1 tahun anggaran saja di APBN, tapi beberapa tahun,” ungkapny. (MT-05)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!