Sekilas Info

Polisi Ringkus Bandar & Agen Togel Di Kecamatan Amahai

PENJELASAN PERS - Kapolres Malteng AKBP Rositah Umasugi (tengah) menunjukan sejumlah barang bukti tindak pidana judi togel yang berhasil diungkap personelnya kepada wartawan di Mapolres Malteng, Kamis (3/9/2020).

AMBON – Personel Polsek Amahai meringkus bandar dan agen judi togel di dua kawasan yang berbeda di Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (1/9/2020) malam.

Kapolres Maluku Tengah, AKBP Rositah Umasugi mengaku,  penangkapan tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat terkait aksi peredaran togel dan kupon putih di kawasan Dusun Amarua dan Desa Rutah.

Informasi tersebut membuat personil Polsek yang dipimpin Kapolsek Amahai, Iptu Irwan langsung melakukan penyelidikan dan akhirnya mengamankan kedua bandar dan agen judi tersebut.

"Selasa (1/9/2020) malam sekitar pukul 22.00 WIT, personel Polsek Amahai mengamankan K alias Udin (31) salah satu bandar togel di Dusun Amarua, Desa Rutah dan LK alias Komar (37) diduga sebagai agen togel, diamankan di Desa Rutah," jelas Kapolres kepada wartawan Mapolres Maluku Tengah, Kamis (3/9/2020).

Dikatakan, tim yang dipimpin Kapolsek Amahai itu lebih awal mengamankan tersangka K alias Udin di rumahnya.

"Berdasarkan informasi masyarakat kemudian tim langsung amankan tersangka K. Saat diamankan K sedang asyik merekap hasil penjualan kupon putih, baik manual maupun online dirumahnya," katanya.

Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka K, menurutnya, tim kemudian bergerak untuk mengamankan LK alias Komar yang merupakan agen di Desa Rutah.

"Selang beberapa saat dari hasil introgasi personel, kemudian dilakukan penangkapan terhadap tersangka LK alias Komar ini. Keduanya telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka, karena terbukti melanggar pasal 303 KUHPidana, dengan ancaman maksimal 10 perjara. Mereka sudah ditahan di Rutan Polsek Amahai, bersama barang bukti," ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, barang bukti yang diamankan dari tangan kedua tersangka berupa arsip kupon rekapan judi togel online sebanyak 64 lembar, uang tunai sebesar Rp 408 ribu dan dua buah telepon gengam merek Samsung dan realmi note3, yang digunakan oleh kedua tersangka untuk melancarkan aksi kejahatannya.

"Kita imbau dan ingatkan kepada masyarakat agar hentikan peredaran judi ini, sebab judi togel merupakan perbuatan tindak pidana. Kita akan ambil langkah dan tindakan tegas soal togel ini," jelasnya. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!