Sekilas Info

Setubuhi Anak Kandung, Satu Lagi Warga Ambon Dibui

Ilustrasi

AMBON – Satu lagi ayah bejat, AT alias S (36) harus menjalani hari-hari hidupnya dibalik jeruji besi guna mempertanggungjawabkan perbuatan bejatnya menyetubuhi anaknya.

Pria yang berdomisili di Kecamatan Sirimau, Kota Ambon dibui berdasarkan Laporan Polisi Nomor  LP/865/XI/2020/Maluku/Resta Ambon, tanggal 12 November 2020.

Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kombes Pol Leo SN Simatupang kepada wartawan di Mapolresta, Selasa (12/1/2021) menjelaskan, perbuatan bejat yang dilakukan pelaku terjadi pada  bulan Februari 2020, sekitar pukul 00.30 WIT dan terakhir kali pada 13 Juni 2020 sekitar Pukul 00.30 WIT.

Kapolresta menjelaskan, Saat itu tersangka awalnya mencabuli korban ketika ibu korban sedang bekerja dan kakak korban berada diluar rumah.

"Tersangka melakukan percabulan terhadap korban berulangkali setiap kali istri tersangka ke kantor. Sekitar tahun 2016 tersangka berpisah dengan istrinya lalu tersangka pergi keluar daerah dan pada bulan Desember 2019 tersangka kembali ke Ambon dan tinggal di rumahnya. Tersangka pun menyampaikan ke istrinya untuk mengizinkan korban bersama kakaknya sesekali tinggal dirumah tersangka," jelas Kapolresta didampingi Kasat Reskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, AKP Mido Manik.

Kasus ini terungkap ketika korban diketahui sudah hamil dan setelah ditanya diketahui perbuatan bejatnya sehingga langsung dilaporkan dan dilakukan penangkapan dan penahanan kepada tersangka.

“Kini tersangka sudah menjalani proses penyidikan dan dijerat dengan Pasal 81 ayat (2) UU Nomor 17 tahun 2016 denga ancaman hukuman 5-15 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar serta pasal 81 ayat (3) UU Nomor 17 tahun 2016 (Ancaman Hukuman ditambah 1/3 (sepertiga) / 20 tahun dari ancaman pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang dilakukan oleh orang tua/wali)/pelaku yang pernah dipidana karena melakukan Tindak Pidana. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!