Sekilas Info

Zonasi Covid-19 Fluktuatif, Wali Kota Ambon: Belajar Tatap Muka Masih Dikaji

Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy

AMBON - Zonasi Kota Ambon yang cenderung fluktuatif dalam peta zonasi resiko penyebaran Covid 19 membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berhati-hati dalam penerapan berbagai kebijakan di masa pandemi diantaranya belajar tatap muka tahun ajaran 2021/2022.

“Zonasi kita masih fluktuatif, dari zona oranye (resiko sedang_ ke zona kuning (resiko rendah) lalu kemudian sebaliknya, sehingga kebijakan belajar tatap muka harus dikaji secara mendalam dengan data yang ada. Kita tidak bisa berandai-andai,” kata Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, saat acara Peletakan Batu Penjuru Pembangunan menara lonceng Gereja Ebenhaezer di Jemaat GPM Benteng Karang, Dusun Amaory, Negeri Passo, Jumat (28/5/2021).

Menurutnya, terhitung 23 Mei 2021 lalu zonasi Kota Ambon telah beralih dari zona kuning (resiko rendah) dengan skor 2,5 ke zona oranye (resiko sedang) dengan skor 2,4.

“Sebelum Lebaran lalu kita sempat berada di zona kuning dengan jumlah kasus positif Covid-19 yang dirawat 40 orang, namun saat ini meningkat hingga 90 orang,” ungkapnya.

Untuk itu, ia meminta warga Kota Ambon agar terus menerapkan protokol kesehatan untuk membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus.

“Terus taat dan disiplin protokol kesehatan, dengan selalu memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun, jaga jarak dan hindari diri dari kegiatan kerumunan yang tiada manfaat. Dengan disiplin maka kita dapat membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran covid baik di lingkungan maupun di kota ini secara bersama,” tandasnya.  (MT-05)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!