Sekilas Info

Dugaan Korupsi Proyek Pembangunan Gedung Kuliah F-MIPA Unpatti

Kepala BP2W Maluku & KPA Dicecar Jaksa

Kajari Ambon, Dian Frits Nalle

AMBON - Kepala Balai Prasarana dan Permukiman Wilayah (BP2W) Maluku, Abdul Halil Kastela serta Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Anwar dicecar tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon, Kamis (5/8/2021).

Kedua pejabat ini diperiksa terkait dugaan tindak pidana korupsi, proyek pembangunan gedung Kuliah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) dan Marine Center Univertitas Pattimura.

Pantauan malukuterkini.com, kedua pejabat ini dicecar sejak pukul 10.00 WIT.

Saat diperiksa keduanya dihajani puluhan pertanyaan oleh jaksa berkaitan dengan mega proyek tersebut.

Agenda pemeriksaan ini dibenarkan oleh Kajari Ambon, Dian Fris Nalle.

"Hari ini benar dilakukan pemeriksaan. Yang diperiksa itu Kepala BP2W dan KPA Satker nya," jelas Kajari.

Kendati demikian Kajari belum menjelaskan detail soal hasil pemeriksaan itu karena masih terus dilakukan.

Bahkan bukan hanya kedua pejabat ini, tetapi pejabat dan para pihak terkait termasuk kontraktor juga sudah dicecar.

Sebelumnya informasi diperoleh sejumlah saksi yang sudah diperiksa jaksa diantaranya Direksi Proyek Pembangunan Gedung F-MIPA Unpatti bernama Yudistira, Project Manager  pelaksana PT Bumi Aceh Citra Persada (BACP) Liliek,  serta Direktur PT BACP Michael.

Selanjutya Rabu (4/8/2021) kemarin,  Direktur PT Jasa Intan Mandiri selaku  konsultan proyek Tonny Herenauw juga sudah diperiksa.

Sebagaimana diketahui, proyek  Pekerjaan pembangunan gedung kuliah F-MIPA dan Marine Center Univertitas Pattimura kini resmi ditinngkatkan dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

Penyidik Kejari Ambon dipimpin langsung oleh Kajari, Dian Frits Nalle bergerak cepat dan terhitung Selasa (27/7/2021) proyek senilai Rp 60.985.000.000 pada BP2W Maluku tahun Anggaran 2019/2020  resmi dinaikan lantaran adanya dugaan tindak pidana korupsi.

"Penanganan perkara terhadap hasil penyelidikan pekerjaan pembangunan gedung kuliah fakultas MIPA dan Marine Center Univertitas Pattimura Tahun Anggaran 2019/ 2020 berdasarkan hasil ekspos kemarin Selasa 27 Juli kemarin bersama saya, dimana  pada anggaran BP2W Maluku tahun 2019-2020 sesuai Dipa tahun tersebut sebesar Rp 60.985.000.000  dan dari hasil ekspos hasil penyelidikan tim penyidik telah disepakati perkara tersebut ditingkatkan ke tahap penyidikan. Patut diduga adanya kerugian keuangan negara," tandas Kepala Kejaksaan Negeri Ambon, Dian Frits Nalle didampingi seluruh Kepala Seksi dalam keterangannya di Aula Lantai II Kejari Ambon, Rabu (28/7/2021).

Sela proses penyelidikan juga, Kajari mengaku sudah meminta keterangan sebanyak 11 orang.

"Yang sudah dimintai keterangan  11 orang. Dan para pihak juga kepala balai satker cipta karja berinisial HK, KA satker juga, BP2JK balai lelang dan beberapa orang juga dan rekanan sudah dimintai keterangan sebagian.  Ini fisik. Modus nanti kita detial sampaikan. Yang jelas ada penyimpangan," ungkapnya. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!