Sekilas Info

Kejari Ambon Musnahkan 334 Paket Narkotika

AMBON - Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon, Kamis (26/8/2021) memusnahkan sebanyak 334 paket narkotika.

Pemusnahan dilakukan terhadap narkotika jenis sabu dan ganja yang merupakan hasil barang rampasan perkara tindak pidana narkotika berdasarkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Ambon yang telah berkekuatan hukum tetap.

Proses pemusahan barang bukti  yang berlangsung di pelataran kantor akejari Ambon ini dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ambon Dian Fris Nalle, dihadiri perwakilan dari PN Ambon, Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, BNNP Maluku, Dinkes Kota Ambon dan Balai POM.

Sebanyak 334 paket ini terdiri dari Jenis sabu dari 81 paket dan ganja sebanyak 253 paket

Kajari disela-sela pemusnahan mengatakan, pemusanahan BB ini berdasarkan putusan Pengadilan yang berkekuatan hukum tetap ini dilakukan dalam penanganan perkara selama kurung waktu satu tahun sejak 2020-2021.

"Pemusnahan ini dalam kurung waktu satu tahun terakhir. Yang dimusnahkan narkotika jenis sabu dan ganja yang beratnya berbeda-beda. Ini semua sudah berkekuatan hukum tetap," jelas Kajari.

Selain narkotika, barang bukti yang ikut dimusnahkan juga diantaranya HP dan kalkulator.

Menyangkut nominal harga Paket yang dimusnahkan, Kajari mengaku tak bisa menyimpulkan nilainya karena tentatif.

"Penilaian itu tentatif ya, relatif juga. Misalkan nol koma sekian untuk  itu kalau menurut penilaian orang ada yang 500 ribu rupiah. Ada juga yang berat 50 gram, 15 gram dan lainnya. Kalau saat ini yang dimusnahkan yang terbanyak sabu dengen berat beda-beda," ungkapnya

Kajari berharap, agar masyarakat Maluku maupun Kota Ambon terlebih lagi generasi muda untuk dapat menjauhkan narkoba yang dapat merusakan generasi bangsa kedepan.

"Generasi muda kita harus menjauhkan narkoba. Apalagi saat ini ada jenis sintetis itu bisa didapatkan dengan mudah lewat pesanan online. Ini yang harus dijauhkan barang yang mengandung narkotika. Karena itu peran pemerintah daerah juga sama-sama mensosialisasikak bahaya narkotika kepada masyarakat khususnya generasi muda," jelasnya. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!