Sekilas Info

Miliki Senpi, Warga Taniwel Terancam 20 Tahun Penjara

AMBON, MalukuTerkini.com – MW, warga Pasinalo Kecamatan Taniwel Barat Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB),  terancam 20 tahun penjara sebagaimana dalam pasal 1 UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api.

Tersangka dijerat pasal UU darurat nomor 12 ini lantaran memiliki menyimpan senjata api Jenis AK-47.

"Jadi tersangka ini awalnya anggota awalanya mendapat informasi dari informan bahwa tersangka di menggunakan senjata api untuk berburu dari informasi itulah anggota menuju ke rumah tersangka dan ketika tiba di rumah tersangka ditemukanlah satu pucuk senjata AK-47 yang di dalamnya terdapat 43 amunisi kaliber 7,62 MM," jelas Direktur Reskrimum Polda Maluku, Kombes Pol Andri Iskandar didampingi Kepala Urusan Penerangan Umum Subbid Penmas,  Bidhumas Polda Maluku AKP Imel  Haurissa di Mapolda Maluku, Ambon, Selasa (16/5/2023).

Saat ini kasus tersebut masih dalam penyidikan soal asal usul senjata api tersebut.

Bahkan saat ini masih dilakukan pemeriksaan saksi-saksi. Selain itu soal asal usul senjata api yang diduga dari salah satu anggota DPRD SBB berinisial EM.

Nama anggota DPRD ini diketahui ketika tersangka diperiksa dan memberikan penjelasan terkait asal senjata itu .

Yang mana menurut tersangka milik Efraim Madobaafu yang diserahkan kepadanya sejak tahun 2020.

"Terkait resmi pengungkapan senjata api yang kita lakukan di wilayah hukum SBB di depan kita sudah barang bukti senjata AK-47 dengan barang bukti 43 amunisi dan kemudian 1 buah tas yang diamankan digunakan untuk menyimpan amunisi Ini. Senjata masih aktif dan biasa digunakan oleh tersangka dan ini membuktikan bahwa di wilayah Maluku masih ada beberapa senjata yang kita tidak tahu. Kami mengimbau masyarakat yang masih menyimpan senjata api dapat menyerahkan kepada  kepolisian atau pemerintah Desa sehingga Pemerintah desa yang fasilitasi menyerahkan kepada kita," jelasnya

Kendati demikan, Dirreskrimum akui untuk kepentingan penyidikan polisi sudah melayangkan panggilan kepada EM anggota DPRD untuk diperiksa besok.

" Sementara masih kita telusuri dan kita sudah yang akan surat panggilan kepada yang bersangkutan untuk menghadapi keterangan terkait keterangan yang disampaikan oleh tersangka api," ungkapnya. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!