AMBON, MalukuTerkini.com – Raja-raja dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), angkat bicara menyikapi perkembangan situasi masyarakat yang belakangan sedikit bergejolak.

Bertempat di Tugu Patung Ina Ama, Jantung Pusat Kota Piru, Kabupaten SBB, Sabtu (6/7/2024) pukul 16.30 WIT, Para Raja-raja/Kepala Desa dan BPD membacakan pernyataan sikap.

Raja-raja dan BPD se-Kabupaten SBB menyampaikan pernyataan sikap:

  1. Mendukung sepenuhnya investasi yang dilakukan di kabupaten Seram Bagian Barat untuk mengelola sumber daya alam,
  2. Meminta Penjabat Bupati Seram Bagian Barat untuk segera mencabut SK Penjabat Bupati sebelumnya Nomor 100.3/492 tentang pemberhentian sementara pembongkaran lahan oleh PT.SIM (Spice Islands Maluku),
  3. Mendukung Penjabat Bupati Seram Bagian Barat untuk mengizinkan PT SIM beroperasi kembali di bumi Saka Mese Nusa,
  4. Mendukung Polda Maluku untuk memproses saudara Ma’ruf Tomiya dalam kasus pencemaran nama baik,
  5. Menentang dengan keras oknum oknum di luar masyarakat Seram Bagian Barat yang memprovokasi dan ingin merusak kehidupan orang basudara.

Para Raja-raja dan BPD menyampaikan jika masih ada permasalahan yang muncul dilapangan sebaiknya diselesaikan dengan pranata adat atau hukum positif melalui proses hukum positif sehingga tidak menghentikan operasional perusahaan sehingga iklim investasi dapat tetap berjalan dengan baik.

Pernyataan sikap yang ditandatangani 22 Raja/Kepala Desa dan BPD diantaranya Kepala Desa/Raja Nuruwe Simon Matital;  Ketua BPD Nuruwe F Rumahsoal; Kepala Desa/Raja Kamal Mesak Monaten; Kepala BPD Kamal J Touwely; Kepala Desa/Raja Hatusua Petrus S Tuhuteru; Anggota BPD Hatusua Yusuf Tahalele; Kepala Desa/Raja Lohiatala Yunus Tibalimeten; Ketua BPD Lohiatala Y Somae; Kepala Desa/Raja Piru Simon O Manupassa; Ketua BPD Eti Lexi Tuhuteru; Ketua BPD Piru F Laturette; Penjabat Kepala Desa/Raja Lumoli Dominggus E Sasake; Kepala Desa/Raja Neniari Azer J Lekalate; Penjabat Kepala Desa/Raja Kawa Ril Ely; Kepala Desa/Raja Honitetu Rolly Lattu; Kepala Desa/Raja Morekau F A Pattiasina; Ketua BPD Morekau DS Akollo; Kepala Desa/Raja Seruawan A Pentury; Kepala Desa/Raja Waipirit P Luhukay; Kepala Desa/Raja Kamarian J Tuhehay; Dan Kepala Desa/Raja Uraur Royke C Silaya. (MT-04)