AMBON, MalukuTerkini.com – Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX mengambil langkah strategis dalam memperkuat pertahanan di wilayah perairan Timur Indonesia.
Komandan Kodaeral (Dankodaeral) IX, Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas meninjau langsung pelaksanaan Table Top Exercise (TTX) yang menguji tujuh Rencana Operasi krusial di Gedung Arika Waku, Halong, Ambon, Jumat (10/4/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Staf Operasi Kodaeral IX ini bukan sekadar latihan rutin, melainkan upaya konkret mematangkan performa organisasi dalam menghadapi dinamika ancaman yang kian kompleks.
Dalam simulasi taktis ini, Kodaeral IX membedah dan menguji konsep operasi yang mencakup spektrum tantangan militer dan non-militer, di antaranya Pelanggaran Wilayah, Penanggulangan Bencana, Perbantuan dalam Penanggulangan Konflik Sosial, Perbantuan dalam Menghadapi Ancaman Obvitnas, Perbantuan Pengamanan VVlP, Operasi Penegakan Hukum di Laut dan Perbantuan Penyelamatan Kecelakaan di Laut.
“Tahapan uji konsep ini bertujuan menguji dan mematangkan Rencana Operasi dari setiap satuan tugas. Ini adalah bagian dari peningkatan kesiapsiagaan unsur Kodaeral IX dalam menghadapi potensi ancaman di wilayah kerja kami,” tandas Dankodaeral IX, Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas.
Latihan yang merupakan rangkaian dari Rapat Staf dan Komando (Rasko) Kodaeral IX Tahun 2026 ini menggunakan metode pemaparan rencana, diskusi taktis, hingga simulasi skenario yang melibatkan seluruh unsur pimpinan satuan kerja dan Komandan Lanal di jajaran Kodaeral IX.
“Seluruh rangkaian kegiatan ini, disusun untuk memastikan keselarasan doktrin, strategi, serta prosedur operasi di lapangan,” jelas Laksda Djodi yang merupakan alumni Akademi Angkatan Laut (AAL)1993 ini.
Menurutnya, penyiapan beberapa Rencana Operasi ini merupakan wujud komitmen Kodaeral lX dalam mendukung kesiapan operasional dan profesionalisme prajurit.
“Ini juga sekaligus memperkuat sinergi antar satuan dijajaran Kodaeral lX dan satuan terkait lainnya dalam pelaksanaan tugas pokok Kodaeral lX,” ungkap mantan Komandan Lantamal VI/Makassar ini.
Ia berharap seluruh unsur dan personel yang terlibat mampu meningkatkan kemampuan perencanaan, pengendalian, dan pelaksanaan operasi secara terpadu, efektif, dan adaptif terhadap dinamika ancaman yang berkembang
Hadir mendampingi Dankodaeral IX dalam kegiatan tersebut, Wadan Kodaeral IX Laksma TNI Muhammad Risahdi, Inspektur Kodaeral IX, Kapoksahli, serta jajaran pejabat utama Kodaeral IX lainnya. (MT-06)


Tinggalkan Balasan