AMBON, MalukuTerkini.com – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Maluku, Saiful Sahri, menginstruksikan seluruh jajarannya untuk memperkuat kesiapan dan keterjangkauan pelayanan hukum agar benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga ke tingkat kabupaten dan kota.
Instruksi tersebut disampaikan Saiful saat memimpin Apel Pagi Pegawai di Rooftop Kanwil Kemenkum Maluku, Ambon, Senin (10/8/2026).
Ia menegaskan pentingnya penguatan data, penyebarluasan informasi publik secara masif, serta dukungan operasional yang matang guna menunjang kinerja pelayanan di lapangan.
Dalam arahannya, Saiful memberikan perhatian khusus pada pelaksanaan pemantauan dan observasi pemberian bantuan hukum bagi masyarakat.

Ia meminta seluruh jajaran menyiapkan kelengkapan data, dokumen, hingga ruang pelayanan yang memadai agar gambaran pelaksanaan bantuan hukum dapat berjalan secara optimal dan transparan.
“Yang kita lihat bukan hanya kelengkapan administrasinya, tetapi bagaimana layanan itu benar-benar dirasakan dan diberikan kepada masyarakat,” tandasnya
Selain bantuan hukum, penyebarluasan informasi terkait program strategis juga menjadi sorotan utama. Saiful mendorong tim kehumasan untuk lebih konsisten mengedukasi publik, salah satunya mengenai kebijakan pendaftaran musik dan lagu dengan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp0 yang telah berlaku sejak 1 Agustus 2026. Menurutnya, sosialisasi yang berkelanjutan sangat krusial agar masyarakat memahami kemudahan fasilitas yang disediakan oleh pemerintah.
Pengembangan layanan Kekayaan Intelektual (KI) di wilayah Maluku turut dimaksimalkan melalui persiapan penataan Galeri Indikasi Geografis, mulai dari penyelesaian desain hingga materi pendukung menjelang agenda peresmian.
Untuk menunjang mobilitas pelayanan KI di wilayah kepulauan, pihak Kanwil terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait pemenuhan sarana kendaraan dan anggaran operasional.
Saiful menjelaskan bahwa karakteristik geografis Maluku yang terdiri dari pulau-pulau membutuhkan pola pelayanan yang fleksibel dan menjangkau pelosok.
Oleh karena itu, ia mengingatkan agar setiap keputusan dan kebijakan operasional diambil berdasarkan perhitungan yang matang, dengan mempertimbangkan kemampuan resources, konsekuensi, serta dampak langsung bagi masyarakat.
Selain penguatan layanan substantif, Saiful menekankan pentingnya kesiapan internal organisasi. Seluruh pegawai diminta untuk terus menjaga kebersihan lingkungan kantor, aktif menyebarkan narasi positif di media sosial resmi, serta menjaga kondisi kesehatan di tengah kondisi cuaca yang menantang.
Apel pagi tersebut sekaligus menjadi momentum penyambutan 30 peserta magang yang resmi bergabung di lingkungan Kanwil Kemenkum Maluku. Saiful berharap para peserta magang dapat menjadikan kesempatan ini sebagai proses pembelajaran yang produktif serta mampu memberikan kontribusi positif bagi organisasi.
Rangkaian kegiatan peringatan Hari Pengayoman juga tidak luput dari perhatian, di mana seluruh jajaran diimbau untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai agenda kemanusiaan, salah satunya aksi donor darah.
Melalui langkah-langkah strategis ini, Kanwil Kemenkum Maluku berkomitmen menghadirkan tata kelola pelayanan hukum yang makin responsif, transparan, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat. (MT-04)
