AMBON, MalukuTerkini.com – Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, mengajak seluruh kader dan partai politik di Maluku menjadikan perbedaan sebagai bagian dari demokrasi, bukan alasan untuk saling bermusuhan.
Hal itu diungkapkan Zulhas sapaan akrab Zulkifli Hasan saat memberikan sambutan usai melantik pengurus DPW dan DPD PAN Kabupaen/Kota se-Maluku di Ambon, Rabu (2/9/2026).
Ia menegaskan, kompetisi politik merupakan hal yang wajar, namun persatuan sebagai sesama anak bangsa harus tetap dijaga.
“Partai itu bukan lawan, tapi mitra kita. Tidak layak kalau kita bermusuhan. Kalau kompetisi, iya. Namanya amar ma’ruf nahi munkar,” tandasnya.
Menurutnya, setiap partai memiliki visi, platform dan strategi perjuangan masing-masing. Namun, perbedaan pilihan politik tidak boleh membuat masyarakat terpecah.
Ia mengingatkan sejarah perjuangan para raja dan kesultanan di berbagai wilayah Nusantara yang rela kehilangan takhta, kekuasaan, hingga tanah mereka demi berdirinya Indonesia.
“Jangan gara-gara beda partai terus kita pecah belah. Malu kita kepada pendiri-pendiri Republik ini. Kita adalah saudara sebangsa dan setanah air,” ungkapnya.
Zulhas mengatakan, momentum politik seperti Pemilu 2029 merupakan ruang bagi masyarakat untuk kembali menentukan pilihan, baik untuk presiden, gubernur, DPR, bupati maupun wali kota. Namun setelah kompetisi berakhir, seluruh elemen bangsa harus kembali bekerja sama membangun daerah dan negara.
“Bisa bertengkar di DPR, bisa berkompetisi di berbagai tempat. Tapi kita tetap keluarga besar, saudara. Ada masanya bekerja sama, ada masanya kita berkompetisi,” kataya.
Zulhas juga juga menjelaskan filosofi PAN yang menggunakan simbol matahari.
“Matahari merupakan ciptaan Tuhan yang memberikan cahaya dan kehidupan tanpa membeda-bedakan siapa yang menerima manfaatnya. “Siapa saja yang ingin berbuat baik untuk tanah air, silakan bergabung dengan PAN. Terbuka, mau dari suku mana pun, agama mana pun, apa pun background-nya,” jelasnya.
Ia menekankan, semangat tersebut tidak hanya sebatas toleransi antarmanusia, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap lingkungan, laut, hutan dan satwa.
“Jadilah seperti matahari. Matahari selalu memberi, selalu menyinari,” pesannya kepada kader PAN.
Ia juga meminta kader PAN di Maluku menerjemahkan nilai tersebut dalam sikap dan tindakan. Ia mengingatkan kader agar tidak merasa paling hebat, mencela pihak lain maupun memperuncing perbedaan. “Kita hormat, menghormati. Seperti matahari,” katanya.
Zulhas datang ke Ambon didampingi Sekjen DPP PAN yang juga Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Eko Hendro Purnomo, Anggota Komisi IX DPR RI Surya Utama; dan Anggota Komisi I DPR RI Dessy Ratnasari.
Hadir juga saat pelantikan tersebut diantaranya mantan Gubernur Maluku Murad Ismail, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Wagub Abdullah Vanath, Wali Kota Ambon Bodewin M Wattimena, Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir, Bupati Kepulauan Tanimbar Ricky Jauwerissa. (MT-04)
