AMBON, MalukuTerkini.com – Nelayan asal Desa Kasieh, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Kisman Latumapayahu (64) dilaporkan hilang kontak saat melaut di sekitar Perairan Desa Kasieh.

Korban diketahui melaut menggunakan perahu ketinting sejak Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 02.00 WIT namun hingga kini tak kunjung kembali. Pemerintah Desa Kasieh serta keluarga langsung meminta bantuan SAR.

“Pada Minggu (18/1/2026) pukul 03.30 WIT, Tim Rescue Basarnas Ambon dikerahkan melalui jalur darat menuju lokasi kejadian. Setelah tiba pada pukul 11.14 WIT di Desa Kasieh, Tim Rescue Basarnas Ambon langsung melakukan Brifieng Operasi SAR bersama Unsur Potensi dan Masyarakat setempat guna membagi dua SRU untuk melakukan pencarian,” ungkap Ketua Tim Operasi SAR Taniwel,Fadly Latukau dalam keterangannya yang diterima malukuterkini.com, Minggu (18/1/2026).

Ia merincikan Serach and Rescue Unit (SRU) 1 terdiri dari Tim Gabungan Basarnas, Brimob, dan Polairud menggunakan Rubber Boat melakukan pencarian sejauh sekitar 10 Nautical Mile (NM) dari lokasi kejadian pada arah Utara Desa Kasieh.

Disusul SRU 2 dengan menggunakan longboat yang beranggotakan Basarnas, Brimob dan masyarakat melakukan pencarian sejauh sekitar 40 NM pada arah Utara Desa Kasieh.

“Hingga menjelang sore upaya pencarian korban oleh Tim SAR Gabungan belum berhasil menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Operasi SAR kemudian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada ops sar hari kedua Senin (19/1/2026),” rincinya. (MT-06)