AMBON, MalukuTerkini.com – Universitas Pattimura (Unpatti) terus memperkuat perannya dalam pembangunan berkelanjutan di wilayah kepulauan melalui inovasi teknologi pertanian mutakhir.
Hal ini mengemuka dalam Seminar Internasional bertajuk “Elevating the Role of the University in the Sustainable Development of Archipelagic Region” yang digelar sebagai rangkaian perayaan Dies Natalis ke-63 Unpatti pada Rabu (22/4/2026).
Bertempat di Gedung Pascasarjana Unpatti, Ambon, kegiatan yang berlangsung secara hibrida ini menghadirkan Guru Besar Bidang Pemuliaan Tanaman dan Bioteknologi Fakultas Pertanian Unpatti, Prof Dr Ir Simon Hadi Teguh Rahardjo MSc sebagai pembicara.
Dalam paparannya yang berjudul “Biotechnology And Smart Agriculture For Sustainable Development In Small Islands,” Prof Simon menegaskan pentingnya sinergi antara bioteknologi dan sistem pertanian cerdas untuk menjawab tantangan geografis Maluku yang didominasi pulau-pulau kecil.
“Kondisi geografis Maluku yang memiliki keterbatasan lahan pertanian dan sumber air bersih memerlukan pendekatan khusus agar ekosistem terestrial yang rapuh tetap terjaga,” tandasnya.

Ia mengatakan bioteknologi berperan penting dalam menghasilkan varietas tanaman yang mampu beradaptasi dengan kondisi ekstrem, seperti kekeringan panjang dan intrusi air asin akibat perubahan iklim.
“Teknologi ini memungkinkan kita memproduksi lebih banyak hasil pertanian dengan input yang lebih sedikit, meskipun di atas lahan yang terbatas dan kurang subur,” katanya.
Dijelaskan, implementasi Smart Agriculture melalui penggunaan sensor IoT, drone, hingga rumah kaca pintar akan membantu petani lokal beralih dari pola pertanian subsisten menuju pengelolaan bisnis tani yang lebih profesional dan terkoneksi ke pasar global melalui e-commerce.
Seminar internasional tersebut juga menghadirikan pembicara yaitu Dr Marthin G Nanere (La Trobe University Melbourne – Australia), Prof Sun-Kee Hong (Mokpo National University South Korea), Prof Reynokd Tan (University of The Philippines Visayas), dan Prof Alex SW Retraubun (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unpatti).
Seminar Internasional ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, para dekan, para direktur, para ketua lembaga, para guru besar, para dosen, tenaga kependidikan, para mitra strategis, serta seluruh sivitas akademika universitas. (MT-01)


Tinggalkan Balasan