AMBON, MalukuTerkini.com – Mahasiswa Universitas Pattimura (Unpatti) diajari untuk mengelola keuangan di era digital, termasuk penggunaan layanan finansial berbasis teknologi secara bijak dan aman.

Edukasi tersebut diberikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku melalui kuliah umum bertajuk “Digital Financial Literacy” di Aula Rektorat Unpatti, Senin (4/5/2026).

Kuliah umum tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang pengelolaan keuangan di era digital, termasuk penggunaan layanan finansial berbasis teknologi secara bijak dan aman.

Rektor Unpatti, Prof Dr Fredy Leiwakabessy MPd, saat membuka kuliah umum tersebut, mengaku perkembangan layanan keuangan digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, mulai dari penggunaan mobile banking hingga berbagai platform transaksi digital.

“Namun pemahaman yang tidak memadai dapat menimbulkan risiko, termasuk potensi penipuan,” ungkapnya.

Dikatakan, jumlah mahasiswa yang besar dan latar belakang geografis yang tersebar, akses terhadap layanan keuangan konvensional masih menjadi kendala.

“Mahasiswa kami berjumlah sekitar 35 ribu, dengan orang tua yang tersebar di berbagai wilayah di Maluku. Salah satu kendala yang sering dihadapi adalah proses pembayaran yang masih bergantung pada sistem konvensional. Kehadiran layanan keuangan digital diharapkan dapat menjadi solusi atas persoalan tersebut,” katanya.

Ia mengaku pemanfaatan sistem keuangan digital dapat mempermudah proses transaksi, termasuk pembayaran biaya pendidikan, sehingga lebih efisien dan tidak terhambat oleh keterbatasan akses di daerah.

Kuliah Umum diikuti sekitar 400 mahasiswa menghadirkan pembicara Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso.

Hadir juga sejumlah praktisi industri keuangan digital yaitu Direktur Grup Inovasi Keuangan Digital OJK Ludy Arlianto; Chief Financial Officer Indonesia Crypto Exchange (ICEX) Rizky Indraprasto’ Legal, Compliance & Government Relations PT Kripto Maksima Koin Eveline Shinta; dan Head of Marketing PT Multikripto Exchange Indonessia Vincent.

Turut hadir juga para Wakil Rektor Unpatti,Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Mochammad Muchlasin, Kepala Departemen Pengaturan dan Perizinan IAKD OJK Djoko Kurnijanto, Kepala OJK Provinsi Maluku Haramain Billady, serta Ketua Umum Asosiasi Blockchain Indonesia Robby. (MT-04)