AMBON, MalukuTerkini.com – Program Studi (Prodi) Magister Ilmu Kelautan Universitas Pattimura (Unpatti) kembali membuktikan kualitasnya dengan mempertahankan predikat Akreditasi Unggul.
Capaian ini menjadi bukti konsistensi institusi dalam menjaga standar mutu akademik di level tertinggi.
Ketua Prodi Magister Ilmu Kelautan Unpatti, Dr Ir Welem Waileruny MSi megaku kunci utama keberhasilan ini terletak pada kedisiplinan dalam menjalankan sistem penjaminan mutu. “Akreditasi bukan sekadar urusan administratif, melainkan cerminan realitas di lapangan. Prinsip utama dalam akreditasi adalah kesesuaian antara dokumen dan implementasi. Apa yang tertulis dalam laporan evaluasi diri harus benar-benar selaras dengan praktik akademik yang kami jalankan sehari-hari,” ungkap Waileruny Luhulima di Gedung Pascasarjana Unpatti, Senin (11/5/2026).
Dikatakan, proses akreditasi kali ini dilakukan dengan instrumen sembilan standar penilaian yang sangat ketat.
“Predikat “Unggul” hanya diberikan kepada prodi yang mampu menunjukkan performa di atas standar rata-rata yang ditetapkan oleh lembaga akreditasi,” katanya.

Dijelaskan, berdasarkan keputusan Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Alam dan Ilmu Formal (LAMSPAMA),, maka status akreditasi ini berlaku mulai 27 April 2025 hingga 26 April 2031.
“Masa berlaku penuh selama lima tahun ini diberikan tanpa catatan pembinaan, yang menandakan bahwa tata kelola prodi dinilai sudah sangat matang. Untuk Magister Ilmu Kelautan, akreditasi unggul diberikan penuh selama lima tahun. Artinya, seluruh persyaratan dinilai telah memenuhi standar secara maksimal tanpa perlu pembinaan tambahan,” jelasnya.
Prestasi ini sekaligus memperpanjang tren positif bagi prodi tersebut. Sebelumnya, Prodi Magister Ilmu Kelautan juga telah mengantongi predikat serupa saat proses akreditasi masih berada di bawah naungan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Kendati kini penilaian dilakukan oleh LAMSPAMA, namun prodi ini terbukti mampu beradaptasi dengan standar baru yang menuntut keberlanjutan dalam penelitian, pengabdian masyarakat, dan tata kelola.
“Ini bukan predikat unggul yang pertama kali. Sebelumnya kami sudah meraihnya dari BAN-PT, dan saat ini kami berhasil mempertahankannya meski di bawah lembaga akreditasi yang berbeda,” ungkapnya. (MT-01)


Tinggalkan Balasan