AMBON, MalukuTerkini.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengakui pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berada di bawah lingkup tugasnya hingga kini belum membuahkan hasil maksimal.
Pengakuan jujur tersebut disampaikannya di hadapan ratusan peserta Kuliah Umum Sivitas Akademika Universitas Pattimura (Unpatti) di Aula Rektorat Unpatti, Ambon, Rabu (2/9/2026).
Dalam pemaparannya, Zulhas sapaan akrab Zulkifli Hasan mengaku di usia pemerintahan yang baru berjalan hampir dua tahun ini, capaian berbagai program kerja memang terbilang bervariasi.
Namun, ia tak menampik adanya kendala besar dalam penyaluran MBG yang seharusnya memprioritaskan kawasan Indonesia Timur dan wilayah Terdepan, Terluar serta Tertinggal (3T).
“Sebagai Menko Pangan ada program yang belum berhasil terkait tugas saya yaitu Makanan Bergizi Gratis (MBG). Itu belum berhasil. Harusnya yang Maluku, Papua, maupun wilauah 3T lainya dapat duluan tetapi ternyata belum dapat,” ungkapya..
Dijelaskan, ketidakberhasilan pelaksanaan program tersebut pada periode sebelumnya disebabkan oleh masalah tata kelola administrasi yang buruk serta tindakan penyalahgunaan wewenang di tingkat pengelola.
“Pihak-pihak yang terlibat dalam pelanggaran moral tersebut saat ini telah ditindak secara hukum, diikuti dengan perombakan total struktur pengurus yang lebih transparan,” jelasnya.
Seiring berjalannya pembenahan internal, Zulhas optimis pemerataan program MBG dapat dirampungkan dalam kurun waktu satu hingga dua bulan ke depan.
“Penuntasan target ini bakal difokuskan penuh untuk memenuhi kebutuhan anak-anak di provinsi Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, hingga seluruh wilayah cakupan Papua,” katanya.
Ia menegaskan pemenuhan gizi anak merupakan amanat konstitusi yang wajib ditanggung oleh negara tanpa memandang latar belakang ekonomi orang tua.
“Kegagalan pemenuhan nutrisi sejak dini berisiko fatal terhadap tumbuh kembang fisik maupun kecerdasan otak generasi muda Indonesia,” tandasnya.
Zulhas menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan capaian program pemerintah tersebut. Ia meminta publik memberikan tenggat waktu singkat bagi kementeriannya untuk menuntaskan distribusi MBG secara menyeluruh hingga ke pelosok daerah.
Zulhas saat Kuliah Umum tersebut didampingi Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Dr. Ir. Nani Hendiarti, M.Sc; Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani; Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Eko Hendro Purnomo, S.Sos; Anggota Komisi III DPR RI Widya Pratiwi SH; Anggota Komisi IX DPR RI Surya Utama; dan Anggota Komisi I DPR RI Dessy Ratnasari.
Kuliah Umum dihadiri Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd; Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Sistem Informasi Unpatti Dr. Ruslan H. S. Tawari, S.Pi., M.Si; Ketua Senat Unpatti Prof. Dr. Tonny Donald Pariela, MA; serta para Dekan. (MT-01)
