Sekilas Info

Hari Pattimura ke-202, Gubernur Maluku Dianugerahi Gelar Adat

PENGUKUHAN – Ketua Latupati Maluku Ibrahim Wokas (kanan) melakukan prosesi penganugerahan gelar adat kepada Gubernur Maluku Murad Ismail (kedua dari kiri) disela-sela peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-202, di Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (15/5/2019).

AMBON – Peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-202, di Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (15/5/2019) diwarnai dengan penganugerahan gelar adat kepada Gubernur Maluku, Murad Ismail dan Wakil Gubernur Barnabas Orno.

Gubernur Maluku, Murad Ismail diberi gelar adat “Dawa Ulu Kai Saka Pata Adate Latu Siwalima” sementara Wakil Gubernur Barnabas Orno digelari “Dawa Ulu Kai Saka Pata Adate Pati Siwalima”.

Kedua gelar adat tersebut mengandung arti “Pemimpin Besar yang Melindungi serta Mensejahterakan Masyarakat Adat Siwalima”.

Pengukuhan dilakukan oleh Ketua Majelis Latupati (pemangku adat) Maluku, Ibrahim Wokas yang ditandai dengan pemasangan kain bahu berwarna merah melambangkan tanggungjawab. Dilanjutkan dengan pemasangan kain ikat pinggang berwarna merah melambangkan kesiapan seorang pemimpin besar untuk siap tampil berjuang melaksanakan tugas dan panggilan untuk menyuarakan kepentingan masyarakat Maluku.

Selanjutnya pemasangan topi adat kebesaran berwarna putih, melambangkan kesucian dan kebesaran, kehormatan, kewibawaan, kekuasaan dan kepemimpinan masyarakat adat Maluku. Prosesi diakhiri dengan penyerahan tongkat parenta kepada Murad Ismail melambangkan mempersatukan dalam kebersamaan guna melihat kepentingan serta kesejahteraan masyarakat adat Maluku.

Sesuai Keputusan Majelis Latupati Provinsi Maluku Nomor 01/SK/ML/05/2019 penganugerahan gelar adat kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku diberikan dengan tujuan kedua pimpinan daerah tersebut dapat melaksanakan perlindungan serta kesejahteraan bagi masyarakat adat Siwalima khususnya di bumi Maluku yang dkenal dengan bumi raja-raja sesuai makna gelarnya.

Gubernur Maluku dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas penganugerahan gelar adat kepada dirinya. “Semoga gelar ini bisa menjadikan saya semakin kabaresi untuk bangun Maluku,’’ katanya.

Usai pengukuhan sebagai Upu Latu, dilanjutkan dengan Upacara peringatan Hari Pattimura. Gubernur Maluku, Murad Ismail bertindak sebagai inspektur upacara.

Prosesi peringatan Hari Pattimura dirangkaikan dengan peletakan karangan bunga oleh Gubernur Maluku dan ahli waris di pelataran Monumen Kapitan Pattimura.

Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Obor Pattimura dari Camat Saparua, A Pattiasina kepada Bupati Maluku Tengah, Abua Tuasikal dan selanjutnya diserahkan kepada Gubernur Maluku guna dinyalakan di tempat penyalaan obor. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!