oleh

Tim SAR Lanjutkan Pencarian Penumpang KM Tidar yang Jatuh ke Laut

-Daerah-496 views

AMBON – Tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap La Ode Arham, penumpang KM Tidar dari Pelabuhan Namlea Kabupaten Buru menuju Ambon yang jatuh ke laut sejak Senin (15/7/2019).

Pencarian terhadap korban yang adalah Kepala Stasiun Radio Pantai Namlea – Distrik Navigasi Kelas I Ambon oleh tim gabungan yang terdiri dari  Rescuer Pos SAR Namlea  lima orang,  personel Ditpolairud Polda Polda Maluku enam orang, Stasiun Radio Pantai (SROP) Ambon Distrik Navigasi Kelas I Ambon tiga orang, KPLP Ambon dua orang serta nelayan dan masyarakat keluarga korban dari Namlea.

Hal ini diungkapkan Kepala Basarnas Ambon, Muslimin kepada malukuterkini.com, Sabtu (20/7/2019).

Menurut Muslimin, armada yang digunakan satu unit RIB 06 Namlea, satu  unit kapal KP 2002 Kasawari milik Ditpolairud Polda Maluku, dua unit longboat milik masyarakat nelayan Namlea.

Areal Pencarian

“Pagi ini tim gabungan sudah melanjutkan operasi hari kelima dengan melibatkan unsur SAR Namlea  lima orang,  personel Ditpolairud Polda Polda Maluku  enam orang, SROP Distrik Navigasi Kelas I Ambon tiga orang, KPLP Ambon dua orang,  nelayan, masyarakat dan keluarga korban dari Namlea,” ungkapnya.

Saat ini kata Muslimin, cuaca di areal TKP terjadi hujan lokal dengan angin yang bertiup arah tenggara – barat laut, 10- 15 knots dan gelombang berkisar  0,1 – 1,5 meter.

Arham awalnya hendak menolong La Amuli, penumpang KM Tidar lainnya yang diduga stres  dan melompat ke laut, Senin (15/7/2019) sekitar pukul 16.40 WIT. Namun keduanya akhirnya jatuh kelaut saat kapal tersebut dalam pelayaran dari Pelabuhan Namlea – Kabupaten Buru menuju Pelabuhan Ambon.

Nahkoda KM Tidar sempat berputar beberapa kali di lokasi kejadian untuk mencari kedua korban. Namun hanyalah La Amuli yang ditemukan dalam kondisi sudah tewas, sementara Arham tidak ditemukan. Akibat tak ditemukan, akhirnya KM Tidar melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Ambon (MT-04)

Komentar

News Feed