oleh

Polisi Duga Satpam BI Meninggal Akibat Sakit Jantung

AMBON – Polisi menduga Satpam perumahan Bank Indonesia (BI), Jesajas Akakib (52) yang ditemukan meninggal di pos Satpam Perumahan BI, Jalan RA Kartini, Karang Panjang, Ambon, Sabtu (3/8/2019) diakibatkan serangan jantung.

“Sesuai keterangan istri korban disebutkan korban mempunyai riwayat penyakit jantung dan pernah di rawat di RS Bhakti Rahayu,” ungkap Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda Julkisno Kaisupy di Ambon, Minggu (4/8/2019).

Dijelaskan, sesuai hasil pemeriksaan luar yang dilakukan di RS Bhayangkaraya tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Pihak keluarga sejak Sabtu (3/8/2019) sore mengambil jenazah korban untuk selanjutnya disemayamkan di rumah duka. Pihak Keluarga Korban menolak utk dilakukan pemeriksaan dalam/autopsi dan sudah membuat surat pernyataan penolakan autopsi,” jelasnya.

Kaisupy mengaku, saat ditemukan, korban dalam keadaan terbujur kaku/terbaring di lantai Pos Satpam dengan memakai pakaian berwarna biru dongker.

“Kronologis penemuan korban itu berawal pada pukul 12.00 WIT, saat salah satu tenaga kerja lepas yang bernama Alexander Jefry Tentua (42) hendak melakukan aktifitas memotong rumput di Perumahan BI. Saat saksi melewati Pos Satpam, dia melihat pintu Pos dalam keadaan terbuka dan korban sementara dalam keadaan terlentang di lantai, sehingga saksi mendekat dan memanggil nama korban, namun tidak ada tanggapan dari korban sehingga saksi kemudian memberitahukan kepada pegawai BI yang bernama Airlangga,  uang selanjutnya menghubungi Kantor BI untuk mendatangkan ambulans, sehingga tidak berselang lama datang beberapa pegawai dan mengecek korban. Ternyata korban sudah meninggal dunia. Airlangga kemudian melaporkannya kepada pihak kepolisian,” ungkapnya.

Personel Polsek Sirimau dan juga Tim Identifikasi Polres Ambon juga sudah melakukan olah TKP. (MT-05)

Komentar

News Feed