oleh

Delapan ABK KM Mina Sejati Tiba Dobo, 15 Masih Disandera

AMBON – Delapan Anak Buah Kapal (ABK) KM Mina Sejati yang sudah berhasil diselamatkan tiba di Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Selasa (20/8/2019) pukul 17.51 WIT usai dievakuasi dengan menggunakan KRI Teluk Lada-521.

Delapan ABK ini merupakan bagian dari 11 korban kericuhan antara sesama ABK KM Mina Sejati yang selamat, sementara tiga  korban selamat lainnya beserta dua jenazah yang diketahui bersama Waridin dan Masrohin  masih berada di KM Gemilang yang akan tiba di Pelabuhan Yos Sudarso – Dobo, Rabu (21/9/2019) pagi dengan membawa tiga korban selamat dan dua jenazah.

Delapan korban yang tiba pagi hari tadi dijemput langsung oleh oleh Danlanal Aru, Letkol Laut (P) Suhatro Silaban, Asintel Danguskamla Koarmada III Kolonel Laut (P) Bimo Sutopo, Kepala Staf Guskamla Koarmada III Kolonel Laut (P) AM Susanto, Wakapolres Aru Kompol A Sena dan Kepala BPBD Aru Fredrik Hendrik.

Sementara itu 15 korban lainnya masih disandera di atas KM Mina Sejati oleh tiga ABK yang merupakan pelaku tersebut.

KRI Teluk Lada-521 sempat mengalami kerusakan mesin saat hendak sandar di Dermaga Yos Sudarso Dobo lantaran menyerempet KM. Mina Jima.

Hal tersebut disampaikan Danlanal Aru, Letkol Laut (P) Suhatro Silaban saat penjemputan korban selamat KM Mina Sejati di Pelabuhan Yos Sudarso Dobo.

Kondisi tersebut membuat KRI Teluk Lada-521 kembali olah gerak keluar dan berlabuh di perairan Pulau Wokam tepatnya di sekitaran Desa Wokam Dusun Kota Lama.

TIBA DI DOBO – Delapan Anak Buah Kapal (ABK) KM Mina Sejati yang sudah berhasil diselamatkan tiba di Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Selasa (20/8/2019) pukul 17.51 WIT usai dievakuasi dengan menggunakan KRI Teluk Lada-521.

Sekitar pukul 16.30 WIT, tim gabungan BPBD Kabupaten Kepulauan Aru, TNI-AL dan Brimob melakukan evakuasi korban selamat dari KRI Teluk Lada-521 dengan menggunakan spedboat BPBD Aru.

Sementara untu 15 ABK masih berada di KM Mina Sejati bersama tiga orang pelaku itu namun belum bisa ditangkap.

Hingga kini jumlah korban meninggal tujuh orang. Dua yang sudah dievakuasi sedangkan lima masih di atas  KM Mina Sejati bersama 15 Sandra dan 3  ABK yang kuasai kapal.

Kapolres Aru, AKBP Adolof Bormasa yang dikonfirmasi juga membenarkan adanya ABK yang selamat kemudian sudah tiba di Aru.

Menurut Kapolres, untuk proses selanjutnya masih menunggu korban yang belum tiba. Sementara yang lainnya juga belum bisa ditemukan.

“Baru yang di evakuasi oleh KRI Teluk lada. Selanjutnya masih kita tunggu dan koordinasi lagi,” jelas Kapolres.

Berdasarkan informasi selain 2 korban meninggal yang sudah diketahui namanya, 11 korban selamat yang diketahui identitasnya yaitu Sopani, Rahmat Age, Wawan, Kiswanto, Mahendra,  Angger, Hendra, Ridwan, Karmudi, Slamett, dan  Wisen Harmoko. (MT-04)

Komentar

News Feed