oleh

Gubernur Maluku Minta Pemerintah Pusat Perhatikan Pelayanan Pendidikan & Kesehatan

JAKARTA – Gubernur Maluku Murad Ismail menyatakan pelayanan publik menjadi salah satu masalah utama di Maluku. Dia meminta pemerintah pusat juga ikut memperhatikan masalah ini.

Dalam sesi pemberian masukan kepada Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) saat Konsultasi Regional Wilayah Maluku-Papua dalam rangka Penyusunan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020 – 2024, Murad menyatakan pihaknya meminta pelayanan pendidikan dan kesehatan Maluku bisa diperhatikan.

“Kita mau diperhatikan lagi soal pelayanan publik, terutama pendidikan dan kesehatannya. Keduanya sangat lambat pengembangannya dari dulu di sini,” kata Murad saat acara yang berlangsung Hotel Santika, Ambon, Kamis (12/9/2019).

Murad bercerita dirinya pernah berbincang dengan dokter ahli kandungan. Saking kurangnya pelayanan publik kesehatan, angka kegagalan lahir di Maluku bisa sebesar 17%.

“Saya pernah bicara dengan dokter ahli kandungan, kalau seorang ibu Maluku mau lahirkan tingkat kematiannya 17%. Jadi kalau nggak ibunya ya anaknya berpotensi mati,” kata Murad.

Selain masalah pelayanan publik, Murad juga menyoroti pembangunan sumber daya manusia di Maluku. Menurutnya, angka kemiskinan dan pengangguran Maluku berada di tiga tertinggi se-Indonesia.

“Perkara lainnya itu, Maluku termiskin nomor tiga dari 34 provinsi. Kedua Maluku ini penganggurannya nomor satu, ini masalah Maluku,” kata Murad.

Konsultasi Regional Wilayah Maluku-Papua dalam rangka Penyusunan Rancangan Awal RPJMN tahun 2020 – 2024, juga dihadiri Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro.

Sebagaimana diketahui, Bappenas sedang menyusun RPJMN 2020-2024. Dalam penyusunan RPJMN, Bappenas akan melaksanakan konsultasi regional di daerah Timur Indonesia.

Para pimpinan daerah dikumpulkan dalam acara ini. Nantinya, pimpinan daerah memberikan masukan dalam rencana pembangunan, termasuk pemindahan ibu kota. Turut pula diundang beberapa akademisi hingga peneliti untuk memberikan masukannya. (MT-03)

Komentar

News Feed