oleh

Hari Menara Suar 2019, Enam Pegawai Disnav Ambon Peroleh Satya Lencana

-Daerah-259 views

AMBON – Enam pegawai Distrik Navigasi (Disnav) Kelas I Ambon memperoleh penghargaan satya lencana pengabdian bersamaan dengan peringatan Hari Menara Suar tahun 2019.

Keenam pegawai tersebut yaitu Feentje Ferdinandus (satya lencana pengabdian 30 tahun), Abdul Rahman Tanassy (satya lencana pengabdian 20 tahun), serta Ramlan Polpoke, Mochamad RA Mahulette, Rodrieggo Obethnego Diaz dan Aspenas Hahuwa masing-masing satya lencana pengabdian 10 tahun.

Satya lencana pengabdian tersebut diserahkan oleh Kepala Disnav Kelas I Ambon, Kasman saat upacara peringatan Hari Menara Suara tahun 2019 yang dipusatkan di Menara Suar Tanjung Latuhalat, Ambon, Minggu (22/9/2019).

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Dirjen Hubla Kemenhub), R Agus H Purnomo dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Disnav Kelas I Ambon, Kasman mengatakan menara suar merupakan salah satu Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) utama akan terus ditingkatkan keandalannya untuk mendukung keselamatan dan keamanan pelayaran serta kelancaran lalu lintas pelayaran.

“Hal itu mengingat keberadaan menara suar juga menunjukan kedaulatan negara sebagai batas teritorial negara khususnya menara suar yang terletak di wilayah terdepan di Indonesia,” katanya.

Guna menjamin berfungsinya menara suar tersebut, menurutnya, Ditjen Perhubungan Laut menugaskan para petugas menara suar yang dalam pelaksanaan tugasnya ditunjang oleh armada Kapal Negara Kenavigasian yang melayani kegiatan pemeliharaan SBNP serta gilir tugas dan pengiriman kebutuhan operasional dan logistik petugas hingga ke pulau-pulau terpencil dan terluar yang sulit dijangkau.

“Melalui Peringatan Hari Menara Suar ini, diharapkan dapat meningkatkan peran serta masyarakat untuk mensosialisasikan keberadaan dan manfaat SBNP, meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah, mitra kerja, dan instansi terkait, serta memberi apresiasi dan mendorong semangat Petugas Menara Suar,” ungkapnya.

Melalui peringatan Hari Menara Suar tahun 2019 yang mengambil tema “Menara Suar Sebagai Panduan Keselamatan Bernavigasi”, jelasnya, diharapkan agar para petugas dan jajaran Direktorat Kenavigasian termasuk Distrik Navigasi yang berada di 25 lokasi untuk terus menjaga kekompakan, menjadikan keselamatan dan keamanan pelayaran sebagai fokus dari pekerjaan sehari-hari agar kelancaran lalu lintas bernavigasi dapat terlaksana dengan baik.

Dijelaskan, menara suar beserta para petugas yang mengawakinya telah memberikan sumbangsih dan dedikasi yang besar untuk kepentingan keselamatan pelayaran baik pelayaran nasional maupun internasional.

“Berbagai kesulitan dari aspek lokasi, akses, tekhnis, mauoun resiko serta permasalahan sosial yang muncul, tidak menjadi alasan yang dapat menghambat pengoperasian dan pemeliharaan menara suar untuk tetap memberikan pelayanan sebagaimana mestinya,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberadaan menara suar serta para petugasnya yang tidak kenal menyerah dan lelah dalam menjaga cahaya menara suar agar tetap terang dan menerangi para pelaut sehingga mereka layak dijuluki sebagai pahlawan di tengah lautan dan sudah selayaknya mendapatkan apresiasi yang pantas dari seluruh lapisan masyarakat khususnya masyarakat maritim di indonesia dan di dunia.

Peringatan Hari Menara Suar tahun 2019 ini merupakan yang kelima kalinya sejak diperingati mulai tahun 2015.

Peringatan ini, dilakukan untuk terus mengingatkan kepada masyarakat maritim sekaligus menunjukan peranan penting dari keberadaan menara suar dimana Indonesia tercatat memiliki 284 menara suar yang tersebar di seluruh Indonesia.

Di samping itu, Indonesia juga memiliki 2.743 rambu suar, 1.184 pelampung suar, 198 rambu siang, 22 Vessel Traffic Services (VTS), 152 Stasiun Radio Pantai dan sejumlah kapal kenavigasian yang turut serta mendukung keselamatan bernavigasi di Indonesia.

Melalui peringatan Hari Menara Suar tahun 2019 yang mengambil tema Menara Suar Sebagai Panduan Keselamatan Bernavigasi diharapkan agar para petugas dan jajaran Direktorat Kenavigasian termasuk Distrik Navigasi yang berada di 25 lokasi untuk terus menjaga kekompakan, menjadikan keselamatan dan keamanan pelayaran sebagai fokus dari pekerjaan sehari-hari agar kelancaran lalu lintas bernavigasi dapat terlaksana dengan baik.

Sebagai informasi, Pemerintah telah menetapkan Hari Menara Suar yang diperingati setiap tanggal 22 September bersamaan dengan perayaan Hari Menara Suar Internasional yang juga diikuti oleh beberapa negara lainnya seperti Jepang, Australia, serta sejumlah negara di Eropa dan Asia.

Menurut catatan sejarah, Menara Suar pertama di Indonesia dibangun oleh Pemerintah kolonial Hindia Belanda pada abad XIX untuk keperluan bernavigasi kapal-kapal Belanda yang banyak keluar masuk Indonesia pada masa itu.

Menara Suar Pulau Breueh (Pulau Beras) di Utara Pulau Weh Aceh merupakan landmark pertama bagi kapal yang memasuki Indonesia dari utara Selat Malaka. Selanjutnya, berdiri sejumlah Menara Suar lain di sepanjang jalur pelayaran Hindia Belanda.

Adapun Perayaan Hari Menara Suar Tahun 2019 yang dilaksanakan oleh jajaran Kenavigasian Direktorat Jenderal Perhubungan Laut ditandai dengan pelaksanaan Apel Upacara Peringatan Hari Menara Suar secara serempak di 25 Kantor Distrik Navigasi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut pada tanggal 22 September 2019.

Kedepan, Pemerintah berharap agar Perayaan Hari Menara Suar setiap tahunnya tidak hanya dirayakan oleh jajaran Direktorat Kenavigasian saja, namun juga dapat dirayakan secara nasional oleh seluruh masyarakat Indonesia, sehingga masyarakat Indonesia mendapatkan pengetahuan mengenai pentingnya Menara Suar dalam meningkatkan keselamatan pelayaran dan perlindungan maritim di seluruh wilayah perairan indonesia. (MT-03)

Komentar

News Feed