oleh

BNPB Galang Dana Bagi Korban Gempa Maluku, Terkumpul Rp 2 Milyar

-Bencana-285 views

AMBON – Selain penyerahan penghargaan, bersamaan dengan penutupan Rapat Koordinasi Nasional Forum Pengurangan Resiko Bencana (PRB) II yang diselenggarakan di Ballroom Swissbell Hotel Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Minggu (13/10/19) malam, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga menggelar penggalangan dana bagi korban gempa Maluku.

Penggalangan dana dilakukan melalui dua sesi yakni sesi pelelangan foto oleh BNPB serta sesi lagu yang dibawakan oleh Kepala BNPB Doni Monardo didampingi Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy.

Dengan total 11 foto yang dilelangkan serta sejumlah lagu yang dibawakan, total dana yang terkumpul adalah sebesar Rp 2.018.500.000.

Sebanyak 11 foto terjual habis dalam penggalangan dana itu. Dan setiap foto dihargai dengan harga yang cukup fantastik yakni mulai dari angka Rp10 juta, Rp30 juta, Rp50 juta, Rp60 juta, hingga Rp108 juta. Untuk sesi lelang foto ini, dana yang terkumpul sekitar Rp800 juta.

Sesi yang cukup besar menambah pundi-pundi donasi untuk Kota Ambon, Kabupaten Seram Bagian Barat dan Kabupaten Maluku Tengah tersebut terjadi di sesi kedua. Sesi dimana Kepala BNPB , Doni Monardo dan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy berduet menyanyikan dua lagu yaitu Sio Mama dan Waktu Hujan Sore-sore.

GALANG DANA – Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy (tengah) menunjukan salah satu foto yang dilelang saat penggalangan dana bagi korban gempa Maluku disela-sela penutupan Rapat Koordinasi Nasional Forum Pengurangan Resiko Bencana (PRB) II yang diselenggarakan di Ballroom Swiss-belhotel Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Minggu (13/10/19) malam.

Dua lagu yang dbawakan dua warga Ambon itu, menohok seluruh peserta. Kumpul punya kumpul, dari Rp800 juta lebih disesi awal, melambung menjadi Rp 2.018.500.000 disesi kedua.

Dalam acara tersebut, Doni Monardo berharap masyarakat Maluku bisa tabah, kuat dan pulih kembali. Dan semoga gempa yang terjadi bisa reda dengan ikhtiar dan doa agar kondisi ini benar-benar normal kembali.

“Ternyata masih banyak saudara kita di Indonesia memiliki rasa kepedulian kepada derita warga Maluku. Dan moment ini juga bisa kita buat untuk saudara-saudara kita di daerah lain,” tandas Monardo.

Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy merasa haru dengan dukungan seluruh warga Indonesia atas bencana yang terjadi di Maluku.

Menurutnya, ini merupakan dukungan moral yang sangat luar biasa untuk Maluku untuk tetap dengan tegar menghadapi cobaan dari Tuhan dan segera bangkit pasca gempa.  (MT-06)

Komentar

News Feed