oleh

Pemuda Buano Utara Demo Bupati SBB Terkait Hak Ulayat

-Daerah-486 views

AMBON – Ratusan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Pelajar Mahasiswa Peduli (APPMP) Negeri Buano Utara, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB),  melakukan aksi demonstrasi di Kantor Bupati SBB, Senin (9/12/2019).

Aksi demo para pemuda yang dikoordinir Kisman Tamalene, Abdullah Hitimala dan Karim Poipessy bertujuan untuk untuk meminta Bupati M Yasin Payapo segera membentuk tim khusus guna menyelesaikan permasalahan hak Ulayat Negeri Buano Selatan dan Buano Utara.

Para pendemo memprotes data rilis Badan Pusat Stastik (BPS) yang merilis luas wilayah Desa Buano Selatan 91,57 Km persegi, sedangan Desa Buano Utara hanya memiliki 35,98 Km persegi.

Dalam orasinya Jamil Nurlete mengatakan, data rilis BPS tersebut harus segerah disikapi oleh Pemkab SBB.

“Kami meminta kepada Bupati SBB untuk segera menyelesaikan persoalan dimaksud, karena data yang dirilis BPS tersebut merupakan data hoax,” katanya.

Para pendemo kemudian memaksa untuk masuk ke kantor guna bertemu langsung dengan bupati, namun karena bupati tidak berada di kantor membuat pendemo emosi. Namun Sekda Mansur Tuharea kemudian perwakilan pendemo sebanyak 20 orang.

Dihadapan Sekda, para pendemo membacakan tuntutannya yaitu, pertama, Meminta Bupati untuk segera membentuk tim dalam rangka meninjau ke lapangan untuk melakukan pengukuran dan perhitungan ulang atas luas wilayah antara kedua desa bertetangga itu.

Kedua, Meminta Bupati untuk memanggil dan mengevaluasi sejumlah OPD terkait tindakan yang telah memanipulasi hak ulayat adat Negeri Buano Utara mulai dari dimekarkannya Kabupaten SBB sampai saat ini.

Ketiga, Menuntut kepada Bupati agar segera mungkin mengintruksikan kepada OPD untuk melakukan perubahan atau menghapus data luas wilayah Negeri Buano Utara dan Buano Selatan yang nyatanya hoax dan membodohi publik.

Menanggapi tuntutan itu Sekda Mansur Tuharea mengatakan akan segera memanggil kepala pemerintahan kedua negeri guna membahas masalah ini Selasa (10/12/2019).

Usai di kantor bupati pendemo melanjutkan aksi menuju ke Kantor DPRD SBB guna menyuarakan aspirasi. (MT-04)

Komentar

News Feed