oleh

Bikin Resah, Warga Gunung Nona Diamankan

AMBON – IT, salah warga RT 004/RW 004 Gunung Nona, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, diamankan aparat kepolisian.

Hal ini diungkapkan Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Iptu Julkisno Kaisupy di Ambon, Kamis (19/3/2020).

Munculnya keresahan warga ini menurut Kaisupy, berawal dari kegiatan ibadah dan penyembuhan yang dilakukan oleh IT.

Ulah wanita 38 tahun ini diduga sesat sehingga warga terusik kemudian melakukan aksi protes di depan rumahnya.

“Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga tadi IT diamankan di Polsek Nusaniwe guna dimintai keterangan sekaligus diemediasi antara yang bersangkutan dengan RT serta para tokoh di kawasan tempat IT tinggal,” jelas Kaisupy.

Dikatakan, IT melaksanakan ibadah dan penyembuhan yang diduga sesat, sehingga Bhabinkamtibmas setempat menemui  IT untuk menginterogasinya,  namun IT enggan berkomentar, sementara warga disekitar sudah berkerumun.

Saat diamankan, kata Kaisupy sejumlah barang bawaan IT, ditemukan barang yang tidak lazim seperti lima lembar foto identitas orang berserta nama dibalik foto tersebut, bungkusan tisu yang berisikan uang berjumlah Rp 150 ribu.

“Ada sejumlah barang yang tidak lasim. Uang Rp 150 ribu yang membungkusi dua buah kelereng berwarna putih dan tranparan beserta butiran padi, amplop berisikan uang koin dan uang kertas berserta nama identitas orang, dua tas plastik berisikan ampas kayu dan kertas berisikan nama-nama orang,” katanya.

Ia menjelaskan, saat diinterogasi yang bersangkutan menolak memberikan keterangan akhirnya  pihak kepolisian menghadirkan ketua RT untuk melakukan mediasi.

“Hasil mediasi tersebut, RT setempat mengeluarkan keputusan berdasarkan keluhan warga yang meminta agar IT keluar dari lingkungan dimaksud sehingga tidak timbul permasalahan. Prinsipnya dalam kasus ini polisi bertindak untuk memediasi keduanya guna mencari solusi sehingga  sudah ada kesepakatan,” jelasnya. (MT-04)

Komentar

News Feed