Sekilas Info

Dua Mantan Direksi Bank Maluku Divonis 6 Tahun Penjara

AMBON - Majelis Hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Ambon menjatuhkan vonis terhadap dua mantan Direksi Bank Maluku, Idris Rolobessy dan Izack B Thenu dengan pidana penjara masing-masing selama enam  tahun.

Dua terdakwa Tindak Pidana Korupsi Dalam Penjualan Dan Pembelian (Reverse Repo) Surat-surat Hutang/Obligasi pada Kantor Pusat PT Bank Maluku Tahun 2011 - 2014 itu divonis Kamis (8/7/2021).

Vonis keduanya lebih rendah dari tuntutan JPU YE Almahdaly yang menuntut keduanya bervariasi.

Rolobessy dituntut 18 tahun dan Thenu 10 tahun penjara pada 11 Juni 2021 lalu.

Sidang dengan agenda putusan ini dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Pasti Tarigaan didampingi hakim anggota Andi Adha dan Jefry Sinaga. Sementara terdakwa diwakili penasehat hukumnya, Adolof Saleky.

Thenu  yang merupakan Mantan Direktur Kepatuhan PT Bank Maluku dan Rolobessy (Mantan Direktur Utama PT Bank Maluku) ini juga diharuskan membayar denda Rp 300 juta.

"Mengadili, menghukum kedua terdakwa  dengan pidana penjara selama 6 tahun dan denda masing-masing denda Rp. 300 juta subsider tiga bulan kurungan," tandas hakim.

Menurut hakim, kedua terdakwa terbukti melanggar pasal 3 Jo Pasal 18 ayat (1) UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana koripsi, sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 Jo padal 55 ke-1 KHUPidana.

Perbuatan keduanya tidak mendukung program pemerintah dalam upaya pemberantasan korupsi.

Terdakwa Idris Rolobessy juga pernah dihukum dalam perkara pidana korupsi berbeda.

Hakim menyatakan, perbuatan kedua terdakwa telah mengakibatkan kerugian keuangan megara atau Bank Maluku sebesar Rp 238,5 miliar.

Hakim menjelaskan, proses transaksi reverse repo selain tidak mempertimbangkan unsur-unsur kehatian-hatian dalam perbankkan, perbuatan kedua terdakwa juga  telah memuluskan dana ratusan miliar rupiah itu masuk ke rekening PT AAA Securitas.

Kedua terdakwa juga dalam kewenangan saat itu, tidak melakukan kajian dan analisis yang baik hasil verifikasi dari Devisi Trisury. Sehingga, transaksi reverse repo obligasi  berjalan mulus antara Bank Maluku dengan PT AAA Securitas, yang berujung timbulnya kerugian tepat di tahun 2014. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!