Sekilas Info

Simpan Narkoba, Ibu Rumah Tangga di Ambon Divonis 2 Tahun Penjara

Ilustrasi

AMBON - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Ambon memvonis ZTU (44), seorang ibu rumah tangga ini dengan pidana penjara selama 2 tahun.

Terdakwa  kasus narkotika jenis sabu yang berdomisili di Jalan Baru, Kelurahan Honipopu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon ini divonis bersalah oleh majelis hakim yang diketuai Yanti dalam sidang dengan agenda putusan berlangsung di Pengadilan Negeri, Kota Ambon, Selasa (13/7/2021) sore.

Sidang juga dihadiri Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi Maluku, JW Pattiasina. Sementara terdakwa  didampingi penasehat hukumnya, Dino.

Hakim dalam amar putusannya, menyatakan terdakwa  terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika bagi diri sendiri sebagaimana diatur dalam pasal 127 ayat 1 huruf a undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009.

"Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana narkotika, menyatakan terdakwa agar dipenjara selama dua tahun dipotong massa tahanan, menyatakan alat bukti di rampas untuk dimusnahkan," tandas hakim.

Hakim menjelaskan hal yang memberatkan diri terdakwa lantaran tidak mendukung program pemerintah yaitu pemberantasan peredaran narkotika. Sementara hal  yang meringankan terdakwa belum pernah dihukum sebelumnya.  Bahkan terhadap perbuatan ini, terdakwa juga mengakui dan menyesali semua perbuatannya dan berjanji untuk tak akan mengulanginya. Terdakwa juga merupakan seorang ibu rumah tangga yang sudah ditinggal suami dan memiliki dua orang anak yang membutuhkan pendampingannya sebagai orang tua.

Vonis majelis hakim lebih ringan dari tuntutan jaksa menuntut terdakwa dihukum selama 3 tahun penjara dan dipotong masa tahanan.

Sebagaimana diketahui, terdakwa ditangkap tim Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Maluku di kediamannya pada Kamis (21/1/2021) lalu sekitar pukul 19.30 WIT .

Kala itu terdakwa diciduk setelah penyidik lebih dulu menangkap rekannya Lady Wauran pada hari yang sama tersebut. Lady Wauran itu diamankan di depan Masjid Alfatah. Ditangannya penyidik mengamankan satu paket narkotika jenis sabu.

Berdasarkan pemeriksaan terhadap Lady Wauran terungkap mendapatkan barang haram itu dari terdakwa. Dan atas pengakuan saksi, penyidik kepolisian menuju rumahnya dan melakukan penggeledahan.

Dari hasil  penggeledahan ditemukan satu buah dompet berwarna putih di atas lemari pakaian. Dalam dompet terdapat 1 buah penutup botol, tiga buah pipet, 2 buah pirex dan 2 buah korek api gas.

Terdakwa  sendiri mengakui barang-barang tersebut adalah miliknya. Penyidik juga menemukan 1 paket sabu di dalam lemari pakaian yang diakui milik terdakwa. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!