Sekilas Info

Buka Musrenbang RPJMD, Ini Penegasan Gubernur Maluku

AMBON, MalukuTerkini.com - Gubernur Maluku Murad Ismail membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun anggaran 2019-2024.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Kantor Gubernur Maluku, Rabu (22/12/2021) dan  diikuti bupati/wali kota secara virtual.

Saat membuka Musrenbang, Gubernur mengatakan,  menyikapi kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi sampai saat ini maka perlu dilakukan perubahan terhadap RPJMD Provinsi Maluku tahun anggaran 2019-2024.

“Pemprov Maluku terus berupaya untuk mengatasi dampak pandemi ini melalui APBD Provinsi Maluku sejak tahun 2020 yang diarahkan untuk penanganan Covid-19, pemulihan ekonomi. Selain itu kami juga bersinergi dengan program pemerintah pusat melalui program pemulihan ekonomi. Upaya pemerintah daerah dalam pemulihan kondisi sosial dan ekonomi tersebut telah menunjukkan perbaikan yang signifikan terhadap kondisi ekonomi daerah yang serempak terpuruk pada tahun 2020," katanya.

Gubernur menjelaskan hingga triwulan ketiga tahun 2021 pertumbuhan ekonomi 17% lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat 3,51 persen.

Demikian juga dengan inflasi cukup terkendali serta tingkat  tingkat kemiskinan dan pengangguran yang turun

Saat ini jelas Gubernur, Pemprov Maluku memberikan perhatian yang serius dalam upaya penurunan tingkat kemiskinan provinsi Maluku melalui inovasi program Rumah Basudara Sejahtera (RBS) dan Program Manggurebe Membangun Desa (Mabes) yang di launching hari ini.

“Program ini  juga akan diintegrasikan dengan salah satu program pemerintah pusat yakni transformasi kampung terpadu serta program pemerintah daerah dan nasional dalam pengembangan komunitas unggulan. Karena itu, tahun ini Pemprov Maluku memberikan dukungan bagi penanggulan kemiskinan ekstrim yang dialokasikan pada lima kabupaten. Sementara itu pada tahun 2022 akan kita  dialokasikan pada 9  kabupaten/kota kecuali Kota Ambon dan Bursel,” jelasnya.

"Saya ingin menyampaikan bahwa terkait perubahan RPJMD provinsi Maluku tahun anggaran 2019-2024 agar target indikator kinerja  pembangunan daerah disesuaikan dengan kondisi saat ini dan kemampuan keuangan daerah," tandas Gubernur.

Selain itu, ia menambahakan perlu bersinergi dengan program pemerintah pusat melalui instansi vertikal yang ada di daerah ini untuk mendukung percepatan pembangunan daerah

"Saya juga berharap dengan kemampuan APBD kita yang sangat terbatas agar lebih efisien dalam penggunaan anggaran serta peningkatan kinerja pendapatan daerah melalui inovasi dan terobosan baru yang dapat meningkatkan Pendapatan asli daerah," harap Gubernur.

Turut hadir diantaranya Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno, Plh Sekda Maluku Sadli Ie dan Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!