Sekilas Info

Jaksa Tahan 3 Tersangka Korupsi DD & ADD Negeri Haya

AMBON, MalukuTerkini.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Masohi, resmi menahan tig tersangka  dalam  Perkara Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Negeri Haya Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) Tahun Angggaran 2017, 2018 dan 2019.

Penahanan dilakukan setelah dilakukan tahap II oleh Tim Penyidik pada Kejari Malteng.

"Tim penyidik pada Kejari Malteng telah melakukan penyerahan tanggung jawab tersangka dan barang bukti (Tahap dua) ke penuntut umum dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan DD dan ADD Negeri Haya Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah Tahun Angggaran 2017, 2018, Dan 2019," jelas Kasi Pidsus Kejari Maluku Tengah, Junita Sahetapy, Rabu (5/6/2024).

Ketiga tersangka masing-masing HW (Mantan Kepala Pemerintahan Negeri Haya Tahun 2016-2022), MIT (Mantan Bendahara Negeri Haya Tahun 2017-2018) dan RL (Mantan Bendahara Negeri Haya Tahun 2019).

"Terhadap ketiga tersangka, disangkakan Primair ; Pasal 2 Ayat (1) jo. Pasal 18 Ayat (1), (2), dan (3) Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke – 1 KUHP. Subsidair ; Pasal 3 Jo. Pasal 18 Ayat (1), (2), dan (3) Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke – 1 KUHP," jelasnya.

Ia menambahkan, akibat perbuatan para rersangka menyebabkan timbulnya kerugian keuangan negara sebesar Rp. 1.950.574.421,78, berdasarkan perhitungan yang dilakukan oleh Ahli Konstruksi dan Perhitungan yang dilakukan oleh Tim Penyidik.

"Terhadap para tersangka dilakukan penahanan selama 20 (dua puluh) hari mulai tanggal 4 Juni 2024 sampai 23 Juni 2024 di Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Ambon," jelasnya. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!