AMBON, MalukuTerkini.com – Upacara dan Tabur Bunga mewarnai Peringatan Hari Pahlawan Nasional Martha Christina Tijahahu ke-208 Tahun 2026.
Upacara dipusatkan di pelataran Monumen Martha Christina Tijahahu, Karang Panjang, Ambon, Jumat (2/1/2026). Sementara di waktu yang sama juga digelar Tabur Bunga yang dipusatkan di Dermaga Irian, Markas Kodaeral IX Ambon.
Upacara peringatan tersebut dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Maluku, Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Maluku, Pimpinan OPD lingkup Provinsi Maluku, Wali Kota Ambon, Pimpinan Instansi Vertikal, unsur Sipil dan Militer, Organisasi Wanita, Ahli Waris Pahlawan Nasional Martha Christina Tiahahu, Pimpinan Umat Beragama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan, para Peserta Upacara, Jurnalis, serta hadirin dan undangan lainnya.
Perjuangan Martha Christina Tijahahu mewariskan pelajaran penting bagi generasi muda Maluku dan Indonesia pada umumnya yaitu di usia muda bukanlah masa untuk dihabiskan dengan hidup berfoya-foya dan bersikap hedonis, melainkan masa emas untuk menunjukkan peran, prestasi, dan eksistensi diri yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Selain itu, keteladanan perjuangan Martha Christina Tijahahu menunjukkan bahwa perempuan Maluku tidak dapat dipandang remeh, melainkan memiliki hak, kewajiban, dan kesempatan yang sama dengan kaum pria dalam sektor publik dan pembangunan di segala bidang kehidupan.
Tema peringatan Hari Pahlawan Nasional Martha Christina Tijahahu ke-208 Tahun 2026, yaitu “Meneladani Perjuangan Martha Christina Tiahahu untuk Membangun Nasionalisme Generasi Muda Maluku”.
Sementara itu pada saat bersamaan Kapolda Maluku IrjenPol Dadang Hartanto memimpin Upacara Tabur Bunga yang dipusatkan di Dermaga Irian, Markas Kodaeral IX Ambon,
Kapolda memimpin prosesi penghormatan yang ditandai dengan pelarungan karangan bunga ke laut. Prosesi ini merupakan simbol penghormatan atas jasa dan pengorbanan Martha Christina Tijahahu yang gugur di Laut Banda pada 2 Januari 1818 silam dalam perjuangannya melawan penjajah. (MT-04)







Tinggalkan Balasan