NAMROLE, MalukuTerkini.com – Palang Merah Indonesia (PMI) terus memperkuat perannya dalam isu lingkungan hidup dan adaptasi perubahan iklim melalui aksi nyata di tingkat tapak.
Langkah ini diwujudkan lewat aksi penanaman ribuan pohon mangrove dan cemara laut di Pesisir Pantai Ekowisata Desa Waifusi, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Selasa (19/5/2026).
Melalui pendekatan green mitigation atau mitigasi hijau yang telah dirintis sejak tahun 2012, PMI mengintegrasikan upaya pengurangan risiko bencana dengan solusi berbasis alam.
Pengurus PMI Pusat, Cri Sajjana Prajna Wekadigunawan menegaskan perubahan iklim saat ini telah meningkatkan berbagai risiko bencana hidrometeorologi.
“Fenomena global tersebut memicu terjadinya banjir, kekeringan, abrasi pantai, cuaca ekstrem, hingga krisis kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, PMI berkomitmen mendorong aksi nyata berbasis komunitas demi mewujudkan masyarakat yang aman, tangguh, dan berkelanjutan,” tandasnya.
Weka menjelaskan gerakan ini sejalan dengan strategi ketahanan iklim yang diluncurkan PMI pada tahun 2023, di mana organisasi turut menggandeng Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk mendukung program pelestarian lingkungan nasional.
“Aksi di Bursel ini juga menjadi bagian dari instruksi Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, yang menargetkan penanaman 4 juta pohon per tahun dengan menggerakkan sekitar 1,5 juta relawan di seluruh Indonesia. Namun yang terpenting bukan hanya menanam, tetapi memastikan tanaman tersebut tumbuh, terawat, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat Bursel,” jelasnya.
Ia optimistis proses pemantauan pertumbuhan tanaman dapat berjalan berkelanjutan berkat kekuatan relawan hingga tingkat komunitas melalui program Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT).
Weka juga berharap para relawan dan warga setempat terus mengembangkan pembibitan tanaman lokal agar gerakan penyelamatan lingkungan ini dapat mengakar menjadi budaya masyarakat, bukan sekadar kegiatan seremonial sesaat.
Dalam aksi kali ini, tercatat sekitar 2.500 tanaman vegetasi pantai yang terdiri dari dua spesies mangrove serta cemara laut siap ditanam.
Aksi penamanan tersebut dihadiri Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Bursel Abdulah Tualeka, Country Program Manager at American Red Cross – Indonesia Delegation Al Akbar Abubakar, Wakil Kepala Bidang PKSPL IPB Program SDA dan Lingkungan Andy Affandy seta Pengurus PMI Provinsi Maluku Izaac M Tulalessy. (MT-01)


Tinggalkan Balasan