BULA, MalukuTerkini.com – Terhalang kabut asap tebal saat melaut di sekitar Perairan Pulau Bais, lima warga Desa Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), dilaporkan hilang kontak setelah pergi memancing menggunakan longboat sejak Sabtu (31/10/2026).
Kelima warga tersebut berangkat melaut sekitar pukul 07.00 WIT dengan rencana kembali ke Bula pada Minggu (1/11/2026) pukul 07.00 WIT. Namun, hingga waktu yang dijadwalkan, mereka belum juga tiba di darat dan tidak dapat dihubungi akibat terhalang kabut asap tebal.
Keluarga korban bersama masyarakat setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri. Namun, karena kelima warga belum ditemukan, keluarga kemudian meminta bantuan kepada Kantor SAR Ambon.
Informasi kejadian tersebut diterima Kantor SAR Ambon pada Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 15.25 WIT. Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Bula segera dikerahkan untuk melakukan operasi pencarian.
Koordinator USS Bula, Sukri Patty, kepada malukuterkini.com, Senin (2/11/2026), mengaku tim SAR bergerak menuju lokasi kejadian sekitar pukul 15.45 WIT menggunakan kapal Rigid Inflatable Boat (RIB).
“Tim Rescue USS Bula menggunakan RIB menuju lokasi kejadian dengan jarak sekitar 11,85 nautical mile (NM) arah utara dari USS Bula,” ungkap Sukri.
Dijelaskan, tim tiba di lokasi sekitar pukul 16.20 WIT dan langsung melakukan penyisiran untuk mencari keberadaan kelima warga tersebut.
“Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 16.50 WIT, Tim Rescue USS Bula bersama Potensi SAR berhasil menemukan seluruh korban pada jarak sekitar 7,84 NM arah utara dari lokasi kejadian. Kelima korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan selanjutnya dievakuasi menuju Kota Bula,” jelasnya.
Setelah proses evakuasi melalui jalur laut, katanya, Tim Rescue USS Bula bersama Potensi SAR tiba di Bula pada pukul 19.12 WIT.
“Kelima warga kemudian diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Sukri Patty.
Data Korban :
- Sarajuh Suakul (60)
- Umar (60)
- Aher Rumaday (45)
- Suandy Muhamad (35)
- Arken (24)
(MT-07)
