AMBON, MalukuTerkini.com – PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Pattimura Ambon didukung PLN (Persero) mulai mengoperasikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pertama di area bandara, Selasa (28/4/2026).

Untuk memberikan pelayanan maksimal, berikutadalah detail langkah-langkah penggunaan SPKLU di Bandara Pattimura sesuai panduan resmi:

  1. Langkah Bagi Pengguna Baru:
  • Unduh & Daftar: Download aplikasi PLN Mobile melalui Google Play Store atau App Store, lalu pilih menu daftar.
  • Verifikasi: Masukkan nomor HP aktif dan masukkan kode OTP yang dikirimkan.
  • Profil: Lengkapi data diri berupa nama lengkap dan alamat email.
  • Akses Menu: Pada halaman utama aplikasi, masuk ke fitur “Electric Vehicle” dan aktifkan GPS untuk menemukan lokasi SPKLU Bandara Pattimura.
  1. Langkah Pengisian Daya (Charging):
  • Inisiasi: Buka fitur SPKLU pada aplikasi PLN Mobile dan klik ikon pindai (scan) QR Code yang menempel pada mesin SPKLU.
  • Koneksi: Masukkan atau hubungkan charging gun (kepala pengisi daya) ke lubang pengisian pada kendaraan.
  • Opsi Socket: Pilih model socket yang sesuai dengan kendaraan Anda di layar aplikasi.
  • Nominal: Tentukan jumlah pengisian, baik dalam satuan kWh maupun nominal Rupiah.
  • Pembayaran: Pilih metode pembayaran digital yang tersedia di aplikasi, lalu klik “Start Charging” untuk memulai proses.
  1. Prosedur Berhenti (Stop):
  • Pengguna dapat menekan tombol “Stop” pada aplikasi jika ingin menghentikan pengisian secara manual.
  • Proses pengisian akan berhenti secara otomatis apabila daya baterai sudah penuh atau nominal kWh/Rupiah yang ditentukan telah tercapai.
  • Tersedia tombol Emergency Stop pada mesin untuk penghentian darurat.

Jika pengguna mengalami kendala teknis, tersedia Hotline Layanan SPKLU 24 Jam melalui Contact Center 123 atau WhatsApp di nomor 087 77 1112 123.

PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Pattimura Ambon berkomitmen untuk terus mendukung program pembangunan nasional, terutama dalam hal pelestarian lingkungan melalui penyediaan infrastruktur energi bersih.

Harapannya, kehadiran SPKLU ini tidak hanya memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa, tetapi juga menginspirasi masyarakat Maluku untuk beralih ke gaya hidup yang lebih hijau dan berkelanjutan. (MT-01)