AMBON – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan berharap program Lumbung Ikan Nasional (LIN) segera terlaksana di Maluku.
“Saya harap untuk perencanaan tidak memakan waktu lama. Kalau bisa dalam setahun perencanaannya sudah siap secara matang dan terintegrasi, sehingga kita sudah mulai pelaksanaan konstruksinya itu awal tahun depan,” ungkap Menko Marves saat Rapat Koordinasi (Rakor) dengan K/L terkait yang digelar secara virtual, Kamis (28/1/2021).
Rakor yang digelar dalam rangka mendorong percepatan implementasi program LIN di Provinsi Maluku tersebut juga dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Wahyu Sakti Trenggono, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Antam Novambar, Dirjen SDA Kementerian PUPR Jarot Widyoko, Sekjen Kementerian ESDM Ego Syahrial, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Hari Nur Cahya Murni dan Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Agus Purnomo.
Selain kementerian terkait, rapat juga dihadiri Sekretaris Daerah Maluku Kasrul Selang mewakili Gubernur Maluku. Turut mendampingi, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Abdul Haris, Kepala Bappeda Anton Lailosa dan Kepala Biro Humas dan Protokol Melki Lohy.
Dalam arahannya, Menko Marves mengatakan perencanaan yang matang dan dikoordinasikan antar kementerian terkait sangat penting.
“Jadi jangan kita kerjakan sendiri. Nanti saya minta semua kerubutin rame-rame. Kita duduk bersama, rancang perencanaan yang terintegrasi apakah dari perhubungan, Pelindo. Saya kira kalau kita kerjakan bersama, tidak sampai 6 bulan bisa terselesaikan,” katanya
Dengan perencanaan yang terintegrasi, tandas mantan Menko Polhukam tahun 2015–2016 ini, maka program yang berjalan akan menjadi efisien.
“Jangan nanti ketika LIN sudah jalan, timbul lagi persoalan. Listrik ada masalah, pelabuhan ada masalah atau tidak efisien, kemudian soal depot yang tidak pas. Jadi, saya minta tolong ini dikoordinasikan dengan baik ketika membuat perencanaan” tandas Luhut.
Luhut juga berharap keterlibatan pakar/ahli dalam perencanaan LIN.
“Jadi studinya saya minta libatkan teman-temn kita yang ahli dalam bidang ini. Saya titip ke Pak Antam Novambar (Sekjen KKP) yang punya peranan dalam LIN ini,” ungkapnya.
Luhut yang pernah menjabat Kepala Staf Kepresidenan RI tahun 2014–2015 ini juga mengatakan dalam pertemuan lanjutan, harus ada progress dalam rangka percepatan LIN di Maluku.
“Jadi, nanti saya akan undang sekali lagi untuk kita rapat bersama dan saya harap pada pertemuan nanti, perencanaan dari bapak/ibu semuanya sudah mulai terintegrasi. Saya lihat semua bahan-bahan sudah ada, tinggal mengintegraskan saja. Jadi, saya kira nggak perlu setahun, mungkin 3 bulan saja kita sudah bisa mantapkan perencanaannya,” katanya. (MT-04)
- Agus Purnomo
- Ambon
- Antam Novambar
- Bahlil Lahadalia
- Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri
- Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan
- Dirjen SDA Kementerian PUPR Jarot Widyoko
- Ego Syahrial
- Hari Nur Cahya Murni
- Kartika Wirjoatmodjo
- Kasrul Selang
- Kemenko Marves
- Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal
- Kepala BKPM
- LIN
- Luhut Binsar Pandjaitan
- Lumbung Ikan Nasional
- Maluku
- Menko Marves
- Menteri Kelautan dan Perikanan
- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi
- MKP
- Sekda Maluku
- Sekjen Kementerian ESDM
- Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan
- Wahyu Sakti Trenggono
- Wakil Menteri BUMN
- Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga


Tinggalkan Balasan