oleh

Siang Nanti Kongres PDIP Dimulai, Sekjen PDIP: Megawati Isyaratkan Jadi Ketum Lagi

-Politik-356 views

DENPASAR – Kongres V PDIP akan mulai berlangsung Kamis (8/8/2019) siang Grand Inna Bali Beach Hotel, Denpasar, Bali.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pun sudah mengisyaratkan akan kembali memimpin partai berlambang banteng moncong putih itu lima tahun ke depan. Penunjukan Megawati kembali sebagai ketum disebut adalah aspirasi dari seluruh DPD dan DPC PDIP.

“Tentang apakah isyarat Ibu Megawati Soekarnoputri akan menjadi ketua umum kembali dan itu dijawab oleh Ibu Mega tadi, kita melihat bahwa seluruh aspirasi melalui Konfercab di 514 kabupaten/kota dan konferda di 34 provinsi, memang mengharapkan agar Ibu Megawati Soekarnoputri berkenan untuk ditetapkan kembali di dalam kongres sebagai Ketua Umum partai,” kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Rabu (7/8/2019).

Hal tersebut disampaikan Hasto usai pidato Megawati di hadapan para kader pada Malam Budaya Kongres V PDIP di Grand Inna Bali Beach Hotel, Denpasar, Bali. Namun, Megawati mensyaratkan agar para kader juga memiliki jiwa kepemimpinan dan mampu menunjukkan kedisplinan.

“Hanya tadi dikatakan Ibu Mega meminta agar seluruh kader benar-benar menunjukkan kedisiplinannya, menunjukkan keteladannya karena terhadap berbagai persoalan sekiranya muncul, itu sebagai bagian dari tanggung jawab PDIP kepada rakyat yang telah memberikan kepercayaan kepada PDIP,” ungkap Hasto.

Menurut Hasto, Megawati memberikan tantangan kepada kader agar mampu memberikan teladan dalam berpartai. Megawati juga meminta para kader menjadikan PDIP sebagai partai pelopor dengan kedisplinan dan militansi yang kuat.

“Pendeknya, menjadi teladan dalam etika dan moral. Ini tidak mudah, tapi inilah yang harus dijawab oleh partai untuk benar-benar mampu hadir sebagai partai yang memberikan keteladanan dan memimpin pergerakan rakyat. Bagaimana kami bisa memimpin kalau kami tidak bsa memberikan keteladanan itu?” ucap Hasto.

Usai memberikan sambutan dalam Malam Budaya, Megawati berpamitan kepada para kader karena memiliki agenda lain. Hasto menjelaskan, Megawati ingin berkontemplasi soal Kongres dan bukan bertemu dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto yang diketahui telah menuju Bali untuk memenuhi undangan Megawati.

“Malam ini ada acara terkait dengan Ibu Megawati Soeakarnoputri sebelum peristiwa penting seperti Kongres, pembukaan Kongres, beliau melakukan kontemplasi, melakukan perenungan agar Kongres betul-betul dapat dijalankan untuk kepentingan bangsa dan negara, bukan kepentingan orang per orang,” jelas Hasto.

Sebelumnya Megawati Soekarnoputri memberi sinyal bahwa dirinya akan menerima mandat dari para kader PDIP untuk memimpin partai berlambang banteng itu kembali dalam kongres V PDIP yang akan digelar pada 8-10 Agustus 2019. Jika terpilih kembali, ini adalah periode kelima Megawati memimpin partai berlambang banteng itu.

“Ini kan DPD-DPD, katanya saya diminta lagi menjadi ketua umum, itu artinya kan aklamasi,” ujar Megawati dalam sambutannya di acara Malam Budaya PDIP di Grand Inna Beach, Bali Rabu (7/8/2019) malam.

Megawati bercerita, dulu kemampuan memimpinnya kerap diragukan karena hanya seorang ibu rumah tangga. “Dulu ada yang under-estimate saya, ibu rumah tangga, apa iya bisa memimpin?” ujar Megawati.

Namun, setelah periode kelima kepemimpinannya yang berhasil mengantarkan PDIP jadi partai pemenang selama dua periode berturut-turut, sudah menjawab semua keraguan tersebut.

“Saya enggak pernah nyogok lho. Eh, pilih saya lagi jadi ketua umum. Never,” ujar Mega.

Namun, Megawati mengingatkan kepada para kadernya, jika tetap ingin dirinya jadi ketua umum, para kader juga harus disiplin dan bisa memimpin dengan integritas seperti dirinya. “Tolong fair, siapa tidak disiplin, pecat ya. Ini janji kita, siapa melanggar aturan partai, tidak ada kata lain. Saya pecat,” tanfas Megawati.  (MT-06)

Komentar

News Feed