oleh

Pemkot Ambon Laporkan Pembuat Hoax Gempa Susulan ke Polisi

AMBON – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melaporkan pembuat berita berita bohong atau hoax ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Maluku.

Dalam postingan yang viral di media sosial (medsos) facebook tersebut, si pembuat hoax mengabarkan dalam akunnya bahwa ‘’ada info bhw himbauan lgsg dr Walikota pagi ini, ada ‘kemungkinan’ mungkin sekitar pukul 13.00 WIT akan ada gempa susulan. Belum tahu kekuatan gempa nya berapa, tetapi diharapkan warga warga kota ambon waspada. Dan jika yang dperkirakan benar, mohon segera melakukan evakuasi mandiri di daerah2 yang aman. Krn status gawat daurat gempa masih diperpanjang sampai satu minggu kedepan. Terima kasih. Bukan ingin menyebarkan info, tetapi hanya saling mengabari, dan mengingatkan supaya kita semua tetap waspada dan berdoa…’’.

Kepala Bagian Hukum Setkot Ambon, Sirjohn Slarmanat menjelaskan dirinya bersama  Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Ambon, Josias P Loppies sudah menyampaikan laporan lisan kepada penyidik Direktorat Reskrimsus Polda Maluku.

‘’Kami untuk sementara menyampaikan laporan lisan dengan menyertakan penggalan berita hoax yang beredar di dunia maya khususnya facebook dan WhatsApp. Ini sebagai laporan awal. Dan dalam waktu singkat, laporan tertulis akan kami sampaikan,’’ jelasnya.

Menurutnya, ada dua hal yang menjadi pertimbangan Pemkot Ambon melaporkan masalah tersebut, yaitu berita bohong ini sudah membuat keresahan di kalangan warga Kota Ambon dan juga terkait dengan pencemaran nama baik pemerintah dalam hal ini wali kota.

“Kita tentunya berharap laporan ini bisa langsung ditindaklanjuti pihak kepolisian, sehingga pembuat-pembuat hoax gempa Ambon ini bisa segera ditangkap dan diusut motif penyebaran berita bohong yang terjadi selama ini,” ungkap Sirjohn Slarmanat.

Ia menambahkan, pihaknya akan intensif melakukan koordinasi dengan penyidik Direktorat Reskrimsus Polda Maluku terkait laporan ini. (MT-03)

Komentar

News Feed