Sekilas Info

Ketangkap Berduaan di Kos, Dua Oknum Personel Polres Tanimbar Terancam Pecat

Ilustrasi

SAUMLAKI, MalukuTerkini.com - Dua oknum personel Polres Kepulauan Tanimbar terancam dipecat dari dinas kepolisian.

Keduanya yaitu Ipda HR dan polwan Briptu YA yang tertangkap basah suami dari YA sementara berduaan di salah satu rumah kos.

"Ancaman hukuman terberat bisa diberhentikan tidak dengan hormat," unglap Kapolres Kepulauan Tanimbar, AKBP Umar Wijaya, kepada malukuterkini.com, Minggu (11/9/2022).

Menurut Umar, hukuman yang dijatuhkan melalui mekanisme sidang kode etik yang menjadi kewenangan komisi etik di Polda Maluku.

Kasus dugaan perselingkuhan antara polwan dengan perwira Polres Tanimbar, ungkapnya telah diproses dan dilimpahkan ke Polda Maluku.

"Suami polwan yang juga anggota Polisi telah membuat laporan di Propam pada 4 September 2022. Intinya sekarang tetap berproses. Si perwira telah ditarik ke Polda dan si bintara wanita tetap disini namun diberikan penempatan khusus, karena polres tidak punya sel yang representatif khusus wanita," ungkapnya.

Dijelaskan,  pihaknya telah melaporkan kasus kepada Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) Polda Maluku.

Sebagaimana diketahui, keduanya ketangkap berawal ketika Polwan, Briptu YA mengunjungi salon kecantikan di Pasar Omele, Kota Saumlaki dengan menggunakan kendaraan roda dua miliknya, beberapa waktu lalu.

YA kemudian meninggalkan salon dengan menumpang ojek menuju Desa Sifnana. Personel yang bertugas di Satreskrim Polres Tanimbar itu rupanya berupaya menghilangkan jejak di dengan meninggalkan sepeda motornya di salon itu.

Ternyata langkahnya telah dipantau oleh suaminya yang juga personel Polres Tanimbar. Dengan mengendarai kendaraan roda dua, suaminya bersama seorang kerabat kemudian membuntuti istrinya.

Ojek yang ditumpangi Briptu YA ternyata berhenti di salah satu kos-kosan di desa itu. Salah satu kamar di kosan ini rupanya ditempati Ipda HR, lukkusan Akpol yang belum lama bertugas di Tanimbar.

Suami dari Briptu YA kemudian mengontak salah satu rekannya untuk menghubungi personel Propam untuk melakukan penggerebekan.

Setelah personel Propam tiba, mereka kemudian menggerebek kamar yang ditempati Ipda RH. Ternyata keduanya berada di dalam kamar tersebut.  Keduanya kemudian digiring ke Mapolres Tanimbar. (MT-06)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!