Sekilas Info

Bakudapa Pemkot Ambon, MJL Terus Kembangkan Jukulele

AMBON, MalukuTerkini.com – Mollucan Jukulele Leaders (MJL) bertemu dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon di Balai Kota Ambon, Sabtu (11/2/2023).

Kooordinator MJL, Nicho Tulalessy saat pertemuan tersebut menjelaskan, saat ini pihaknya terus berupaya untuk mengembangkan musik Jukulele sehingga nanti lebih dikenal luas oleh masyarakat Maluku, terutama anak-anak sekolah bahkan sampai ke luar daerah dan ke mancanegara.

"Kita terus berupaya agar musik Jukulele ini terus berkembang. Tidak hanya di kalangan komunitas, tetapi sampai kepada anak-anak sekolah bisa pandai memainkan Jukulele," jelasnya.

Ia juga berharap kedepannya, permainan musik Jukulele bisa dilakukan suatu kompetisi, sehingga mendorong minat dari masyarakat untuk mengikuti kompetisi tersebut.

Nicho mengatakan berkembangnya Jukulele di Kota Ambon khususnya juga membuat semakin bertambahnya kebutuhan alat musik tersebut.

“Kita juga mendorong masyarakat Maluku yang memiliki keahlian membuat Jukulele untuk memproduksi alat musik tersebeut. Hal ini agar kita tidak membeli Jukulele dari luar Maluku namun cukup kita beli hasil karya orang Maluku, sehingga ekonomi warga juga berkembang. Ini kita sudah dorong beberapa di beberapa lokasi di Maluku untuk memproduksi Jukulele,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Ambon, Rico Hayat mengaku pemkot berencana lebih bekerja keras agar bangun sinergitas dengan semua stakeholder untuk memajukan musik di Kota Ambon.

Hal ini bertujuan untuk kembali mendapatkan pengakuan dunia (UNESCO) terkait Kota Musik dunia.

"Kita terus bekerja keras dengan semua pihak, juga dengan komunitas musik sehingga kita kembali mendapatkan pengakuan UNESCO terhadap Kota Ambon yang merupakan kota musik. Kita Optimis pengakuan UNESCO terkait Ambon Kota Musik, akan diperpanjang," ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan itu, perwakila ketua, Pembina dan pelatih grup Jukulele dan perwakilan dari beberapa guru seni musik SD di Kota Ambon. (MT-08)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!