AMBON, MalukuTerkini.com – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Maluku Saiful Sahri mendampingi Staf Khusus Menteri HAM Bidang Pemenuhan Hak Asasi Manusia (HAM) Yosef Sampurna Nggarang melakukan monitoring langsung atas dugaan pelanggaran HAM yang terjadi di Tual, Rabu (25/2/2026).
Langkah ini menjadi bentuk respons cepat sekaligus penegasan komitmen negara dalam memastikan perlindungan dan pemenuhan hak korban berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Keduanya menemui keluarga korban dugaan pemukulan oleh oknum personel Satuan Brimob Polda Maluku. Monitoring dilakukan untuk memperoleh informasi langsung, memastikan kondisi korban, serta menjamin hak atas pelayanan kesehatan dan pendampingan terpenuhi secara optimal.
Dalam pertemuan tersebut, dilakukan dialog bersama keluarga korban guna mendengarkan kondisi terkini serta perkembangan penanganan perkara. Pendekatan ini dilakukan sebagai bagian dari penguatan pengawasan terhadap aspek pemenuhan HAM di wilayah, sekaligus memastikan kehadiran negara dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
Saiful Sahri menegaskan Kanwil Kemenkum Maluku siap berkoordinasi secara intensif dengan instansi terkait guna memastikan proses penanganan berlangsung objektif, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, setiap dugaan pelanggaran HAM harus disikapi secara profesional dengan tetap menjunjung tinggi prinsip keadilan dan kepastian hukum.
Sementara itu, Yosef Sampurna Nggarang menyampaikan empati dan dukungan moril kepada keluarga korban serta menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memantau perkembangan kasus hingga seluruh hak korban terpenuhi.
Melalui monitoring langsung ini, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diperkuat guna memastikan perlindungan Hak Asasi Manusia berjalan efektif dan berkelanjutan di Maluku. (MT-04)




Tinggalkan Balasan