AMBON, MalukuTerkini.com – Gelaran Festival Budaya Marawai siap digelar di Negeri Hatalai, Kota Ambon, Selasa (25/8/2026) mendatang.

Festiva; yang diprakarsai oleh Panitia Sidang Klasis ke-15 Klasis Pulau Ambon Timur tersebut dirancang tidak sekadar sebagai panggung hiburan biasa, namun menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan kekayaan seni, budaya, kuliner, hingga potensi ekonomi lokal kepada publik yang lebih luas.

Ketua Panitia Festival Marawai 2026, Jonathan Kainama, menjelaskan festival ini lahir dari semangat anak-anak Negeri Hatalai untuk mengonsolidasikan seluruh potensi yang dimiliki kawasan tersebut.

“Kepercayaan yang diberikan kepada Jemaat GPM Hatalai sebagai tuan rumah Sidang ke-15 Klasis GPM Pulau Ambon Timur pada tahun 2027 menjadi pemantik utama pergerakan ini. Olehnya itu, panitia yang mayoritas diisi oleh pemuda Hatalai—baik yang menetap di negeri maupun di Kota Ambon—membutuhkan wadah bersama untuk menggalang dukungan serta mempererat kebersamaan,” jelasnya.







Kainama menegaskan Festival Marawai mengemban misi besar untuk mendorong generasi muda setempat agar berani bangkit dan menampilkan karya terbaik mereka.

“Kita berharap dampak festival dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat, khususnya dalam sektor ekonomi kreatif dan pelestarian budaya lokal,” tandasnya.

Pemilihan nama Marawai, katanya, diambil dari situs bersejarah yang diyakini sebagai cikal bakal tumbuhnya komunitas masyarakat Hatalai sejak ratusan tahun silam, sehingga festival ini menjadi sarana menghidupkan kembali akar sejarah tersebut.

“Kemeriahan perhelatan budaya pertama dengan konsep sedemikian rupa di kawasan Jazirah Leitimur Selatan ini akan diisi dengan tarian tradisional, pertunjukan musik, dan sajian kuliner khas. Sederet seniman ternama Maluku seperti Hekaleka Voice, Alifuru Hiphop, Jimmy Titarsole, Willy Sopacua, Fresly Nikijuluw, hingga DJ Kenza dipastikan siap menghibur para pengunjung dalam ruang pamer seni dan kreativitas tersebut,” kata Kainama. (MT-04)