Sekilas Info

Warga Buru Temukan Bangkai Buaya, 3 Ekor Masih Berkeliaran

AMBON - Warga pantai Ubung Pal 5 Namlea Kabupaten Buru digegerkan dengan adanya empat ekor buaya. Satu ekor ditemukan mati, Selasa (7/1/2020).

Bangkai buaya yang ditemukan dalam keadaan mati dibunuh ini berukuran panjang sekitar 2,5 meter dan lebar perut sekitar 50 cm.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku Mukhtar Amin Ahmadi kepada malukuterkini.com, Selasa (7/1/2020).

Menurutnya, setelah menemukan bangkai buaya itu pihaknya langsung memusnahkan dengan cara menguburnya di pantai.

"Terkait penemuan buaya yang ditemukan dalam keadaan mati terbunuh di pantai Ubung Pal 5 Namlea Kabupaten Buru. Saat ini bangkai buaya tersebut sudah dimusnahkan dengan cara dikubur di sekitar pantai ubung. Hasil observasi petugas terhadap bangkai buaya tersebut diketahui panjang buaya sekitar 2,5 m dengan lebar perut sekitar 50 cm," ungkapnya.

Ahmadi menjelaskan berdasarkan penuturan masyarakat yang berada disekitar lokasi diketahui buaya tersebut sudah berada di perairan pantai Ubung sejak beberapa hari yang lalu dengan jumlah sekitar empat ekor. “Namun sebanyak tiga ekor masih berkeliaran di pantai tersebut,” jelasnya.

Dikatakan asal buaya tersebut diperkirakan berasal dari muara sungai yang berada tidak jauh dari lokasi pantai ubung tersebut.

Untuk menghindari terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan mengancam warga, petugas BKSDA bersama Polres Buru, TNI dan stakeholder  lainnya akan melakukan patroli untuk bisa menggiring buaya tersebut kembali ke habitatnya yang berada di muara sungai.

"Benar itu buaya keluar dari Namlea. Selanjutnya untuk menjaga jangan sampai jatuh korban manusia maupun buaya, petugas BKSDA Resort Buru bersama-sama aparat Desa Ubung, Babinsa dan stakeholder yang lain akan melakukan patroli untuk menggiring buaya tersebut kembali ke habitatnya yang berada di muara sungai. Kami juga sudah meminta   untuk bersama-sama menangani buaya tersebut. Biasanya juga tidak akan lama buaya tersebut ada di laut karena bukan habitatnya. Habitatnya di sungai atau rawa," ungkap Ahmadi. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!