Sekilas Info

Restorative Justice, Perkara Laka Lantas di Tanimbar Dihentikan

SAUMLAKI, MalukuTerkini.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Tanimbar menghentikan penuntutan perkara atau restorative justice kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimar atas nama tersangka AB.

Hal itu diungkapkan Kasi Intel Kejari Tanimbar, Agung Nugroho, di Saumlaki, Senin (24/10/2022).

Agung menjelaskan, tersangka AB ini melakukan tindak pidana lalu lintas yang melanggar pasal 310 ayat (4) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp 12 juta.

"Penuntutan berdasarkan keadilan restoratif berdasarkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepulauan Tanimbar Nomor PRINT-359/Q.1.13/Eku.2/10/ 2022 tanggal 18 Oktober 2022," jelasnya.

Menurut Agung, Jaksa Fasilitator berhasil mendamaikan pihak tersangka dan keluarga korban PE.

“Dalam tahun ini pihak Kejari baru pertama kali melakukan restorative justice. Sedangkan sebelumnya di tahun 2021, telah melakukan hal serupa sebanyak empat kali,” ungkapnya.

Agung mengatakan, permohonan restorative justice ini disetujui oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum pada 17 Oktober 2022 dengan beberapa pertimbangan.

“Pertimbangan tersebut diantaranya tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana, kemudian adanya kelalaian dari diri tersangka. Selain itu telah terjadi perdamaian tanpa syarat antara tersangka dan korban, serta juga telah terjadi perdamaian secara adat, dan pertimbangan terakhir adalah tersangka merupakan kerabat dari korban,” katanya. (MT-06)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!