AMBON, MalukuTerkini.com – Arus penumpang kapal laut di Ambon pada musim mudik Idulfitri 1447 H/2026 M diperkirakan hanya mengalami kenaikan tipis sekitar 1 persen dibanding tahun sebelumnya.

Hal ini diungkapkan General Manager PT Pelindo (Persero) Regional 4 Ambon, Zahlan kepada wartawan disela-sela tatap muka dan buka puasa bersama insan pers, di kantor Pelindo Ambon, Kamis (12/3/2026).

Zahlan mengaku berdasarkan hasil diskusi dengan pihak PT Pelni, peningkatan jumlah penumpang diproyeksikan hanya sekitar 1 persen.

“Hal ini disebabkan adanya tambahan kapal yang melayani rute menuju Pulau Buru dari wilayah sekitar Teluk Ambon. Kehadiran dua kapal tambahan yang beroperasi secara rutin hampir setiap malam membuat penumpang yang sebelumnya menggunakan kapal Pelni kini terbagi,” ungkapnya.

Dengan adanya layanan kapal tambahan tersebut, katanya, arus penumpang yang biasanya terpusat pada kapal Pelni menjadi lebih tersebar.

“Dampaknya, jumlah penumpang yang menggunakan kapal Pelni dari Ambon tidak mengalami peningkatan signifikan,” katanya.

Secara keseluruhan, jelasnya, baik arus penumpang yang berangkat maupun yang datang di Ambon diperkirakan hanya mengalami kenaikan kecil dibanding tahun lalu.

Walau begitu, lonjakan penumpang diprediksi tetap terjadi menjelang Hari Raya Idulfitri. Puncak arus penumpang diperkirakan terjadi pada 17 Maret 2026, ketika dua kapal dijadwalkan bersamaan masuk ke Pelabuhan Ambon.

Pada periode tersebut, jumlah penumpang diperkirakan mencapai 1.500 hingga hampir 2.000 orang per hari. Angka ini meningkat dibanding hari normal yang biasanya berkisar 500 hingga 1.200 penumpang per hari.

“Kalau hari normal sekitar 500 sampai 1.200 penumpang. Tetapi saat puncak bisa mencapai 1.500 sampai mendekati 2.000 orang,” rincinya.

Sementara itu, untuk arus balik Lebaran diperkirakan mulai meningkat sekitar 27 Maret, seiring masyarakat kembali ke daerah tujuan setelah merayakan Idulfitri di kampung halaman. (MT-04)