AMBON, MalukuTerkini.com – Ribuan mahasiswa Universitas Pattimura (Unpatti) peserta program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 52 Gelombang II Tahun Akademik 2025/2026 dan 30 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) mengikuti pembekalan yang dipusatkan di Student Center FKIP Unpatti, Ambon, Rabu (1/4/2026).
Rektor Unpatti Prof Dr Fredy Leiwakabessy MPd dalam arahannya saat membuka pembekalan dimaksud menegaskan pentingnya pelaksanaan KKN sebagai sarana membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“KKN merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa yang telah menempuh proses akademik di kampus harus mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, serta sikap yang dimiliki secara langsung di tengah Masyarakat. Untuk itu mMahasiswa harus menunjukkan bahwa mereka memiliki kapabilitas dan kompetensi untuk menyelesaikan berbagai persoalan ditengah masyarakat,” tandasnya.
Rektor menjelaskan perguruan tinggi memiliki tanggungjawab untuk mendukung program pemerintah, terutama dalam bidang ketahanan pangan, ketahanan energi, serta penguatan ekonomi berbasis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Program KKN diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Ia juga berharap para mahasiswa didorong untuk mampu mengidentifikasi potensi desa, seperti sektor pertanian, perikanan, pariwisata, hingga pengelolaan sumber daya lokal, guna dikembangkan menjadi peluang ekonomi yang produktif.
“Dengan bekal ilmu dan pengalaman di lapangan, mahasiswa diharapkan bisa menjadi penggerak ekonomi di desa,” ujarnya.
Selain itu, ia juga berharap agar seluruh mahasiswa peserta KKN dapat mengikuti kegiatan dengan baik serta menjaga nama baik institusi selama berada di lokasi pengabdian.
“Pembekalan ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk terjun langsung ke masyarakat, sekaligus memperkuat peran Unpatti dalam mencetak generasi yang berdaya saing, inovatif, dan berdampak bagi pembangunan daerah maupun nasional,” ungkapnya..
Pembekalan KKN dimaksud menghadirkan narasumber Kepala Kanwil Kemenkum Provinsi Maluku Saiful Sahri, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Provinsi Maluku Fitrah AM Ambon, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Dominggus Malle SPt MSc, Sekretaris LPPM Dr Sherly Lewerissa SPi MP, dan Ketua Pengelola KKN Prof Ir J Leiwakabessy MS. (MT-01)







Tinggalkan Balasan